Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengakui tanpa diperkuat Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman dan Elkan Baggott, kekuatan skuad Garuda berkurang hampir setengah.
Kuartet tersebut dipastikan absen saat Timnas Indonesia menjajal kekuatan Timor Leste dalam laga FIFA Matchday yang akan digelar dua kali di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 27 dan 30 Januari 2022.
Adapun untuk Asnawi, Egy, dan Witan memang tidak dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk laga uji coba internasional resmi FIFA ini.
Asnawi sudah bergabung dengan klubnya, Ansan Greeners di Korea Selatan. Begitupun dengan Egy dan Witan yang kini jadi rekan setim di FK Senica di Liga Slovakia.
Sementara Elkan yang sejatinya dipanggil, berhalangan hadir karena sedang sibuk bersama klubnya di Inggris, Ipswich Town.
"Empat pemain yang disebut tadi sangat berpengaruh untuk tim. Sampai Piala AFF 2020 kemarin mereka yang terbaik dan pemain inti," ucap Shin Tae-yong dalam konferensi pers jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste, Rabu (26/1/2022).
"Kalau bicara pengaruh (ketidakhadiran empat pemain itu), mungkin hampir setengah dari tim kami," sambung juru taktik berpaspor Korea Selatan itu.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong juga mengungkap kemungkinan tidak ikutnya empat pemain tersebut di Piala AFF U-23 2022, yang akan dihelat di Kamboja pada Februari nanti.
Meski secara usia masih memenuhi syarat, namun Egy, Witan, Elkan, dan Asnawi terbentur perizinan klub lantaran kejuaraan tersebut berada di luar agenda FIFA.
Baca Juga: Rekor Pertemuan Indonesia vs Timor Leste
"Jadi untuk Piala AFF U-23 nanti kami harus melihat bagaimana perkembangan ke depannya," terang pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia tersebut.
"Tapi untuk mendapat prestasi terbaik, saya dan para pemain akan bekerja keras mempersiapkannya semuanya dengan baik. Kami tentu akan berusahan maksimal di AFF U-23 nanti," pungkasnya.
Adapun pertandingan menghadapi Timor Leste memang dijadikan sebagai persiapan menghadapi Piala AFF U-23 2022, meskipun timnas yang main berlabel timnas senior.
Oleh karena itu. Shin Tae-yong memboyong banyak pemain di bawah usia 23 tahun ketimbang pemain senior dalam skuad bermaterikan 27 pemain untuk laga kontra Timor Leste ini.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Jay Idzes? Uji Pengetahuanmu di Sini
-
Kerja Terus! John Herdman Kini Geruduk Operator Super League, Ini Alasannya
-
Timnas Indonesia U-17 Tantang China dalam Uji Coba Jelang Piala Asia U-17 2026
-
3 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Bawa Kabar Sangat Buruk untuk FIFA Series 2026
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman
-
Teman Jay Idzes di Sassuolo Curhat: Kami Kesulitan
-
Alasan Arema FC Gerak Cepat Hadirkan Dua Pemain Persija
-
Shayne Pattynama Mendadak Naik Mobil Anti Peluru di Dekat BSD Tangerang, Ada Apa?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Jay Idzes? Uji Pengetahuanmu di Sini
-
Fabio Grosso Angkat Topi, Aksi Jay Idzes Jadi Penentu Kemenangan Sassuolo
-
Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam, Hector Souto Tebar Ancaman!
-
Kerja Terus! John Herdman Kini Geruduk Operator Super League, Ini Alasannya