Suara.com - Penghuni zona merah, Persela Lamongan bakal melakoni laga bertajuk Derby Jawa Timur (Jatim) melawan pemuncak klasemen sementara Arema FC, dalam lanjutan pekan ke-22 BRI Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (1/2/2022) malam WIB.
Meski bertajuk derby, pertemuan Persela Lamongan vs Arema FC ini memang bisa diibaratkan bumi dan langit. Hal itu merujuk pada performa kedua tim maupun peringkat di papan klasemen sementara Liga 1 2021/2022.
Dari segi performa tim, Persela hingga kini belum juga menemukan permainan terbaiknya dan telah melalui 12 laga tanpa kemenangan. Sebaliknya, Arema FC tampil gemilang dengan mencatatkan 18 laga terakhir tanpa kekalahan.
Berkat penampilan apiknya, Arema FC kini menjadi pemuncak klasemen sementara BRI Liga dengan koleksi 44 poin. Sedangkan Persela masih berkutat si zona degradasi, menempati peringkat ke-16 dengan raihan 17 poin.
Kondisi ini disadari betul oleh pelatih kepala Persela, Jafri Sastra. Meski demikian, mantan pelatih Persipura Jayapura dan PSIS Semarang itu menyerukan anak-anak asuhnya di Persela untuk tidak merasa inferior menghadapi Arema FC.
"Apapun yang dicapai Arema, itu adalah karena kerja keras mereka. Kami juga untuk pertandingan nanti juga siap bekerja keras," ucap Jafri seperti dimuat TIMES Indonesia --jaringan Suara.com.
"Kami tidak boleh putus asa, tidak boleh pesimis, tidak boleh merasa inferior. Sekalipun kami tahu Arema dengan catatan positifnya, kami tentu akan lebih kerja keras lagi, mencoba mendapatkan apa yang kami inginkan," lanjutnya.
"Kami menginginkan poin dari pertandingan nanti," tutur Jafri mengisyaratkan bahwa Persela mengincar hasil seri lawan Arema FC.
Pelatih 56 tahun asal Sumatera Barat itu mengaku telah mempersiapkan timnya secara maksimal dan menurutnya, seluruh skuad Persela berada dalam kondisi yang bagus.
Baca Juga: Persija Siap Cuci Gudang Andai Tak Ada Perbaikan di Sisa Musim BRI Liga 1
"Insya Allah anak-anak dalam kondisi sehat dan siap tempur untuk menghadapi Arema," kata Jafri.
"Di tiga pertandingan (terakhir) yang sudah kita lalui memang banyak pembelajaran yang kita dapatkan. Tetap ketika sesi latihan kita coba untuk membenahinya, bagaimana anak-anak bisa lebih baik lagi dalam pertandingan berikutnya, khususnya melawan Arema, agar hal itu tidak terjadi."
"Tapi intinya kami tim pelatih selalu mempersiapkan apa yang harus kita siapkan ketika kita ketemu dengan tim apapun," pungkas Jafri Sastra.
Berita Terkait
-
Arema FC Resmi Berpisah dengan Kiper asal Brasil
-
Jadi Ajang Seleksi Pemain Timnas Putri U-16, Arema FC Juara HSL Surabaya
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
-
Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan
-
Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Menang Lagi saat Lawan Mozambik
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Tepis Penalti, Emil Audero Ungkap Kunci Permainan Solid Lawan Oman
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0
-
Pelatih Oman Kena 'Prank' Timnas Indonesia, Peringkat Tidak Sesuai Kualitas
-
Penantian Panjang, Timnas Indonesia Butuh Waktu 38 Tahun untuk Kembali Kalahkan Oman
-
Hasil Timnas Indonesia vs Oman: Garuda Menang Telak!
-
Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi