Suara.com - Manajer interim Manchester United, Ralf Rangnick sangat kecewa dengan hasil yang didapatkan timnya saat bertandang ke markas Burnley dalam laga pekan ke-24 Liga Inggris, Rabu (9/2/2022) dini hari WIB.
Dalam pertandingan di Turf Moor itu, Manchester United dipaksa bermain imbang 1-1 oleh tim yang saat ini menduduki posisi terbawah klasemen Liga Inggris.
Dalam prosesnya, Manchester United mampu mencetak tiga gol di laga ini, tetapi dua gol dianulir wasit karena offside dan adanya pelanggaran sebelumnya.
Sebelum Paul Pogba membuka skor pada menit ke-18, Raphael Varane lebih dulu membobol gawang Burnley tetapi itu dianulir VAR karena lebih dulu offside.
Dua menit pasca gol Pogba, MU kembali mendapatkan gol setelah Josh BRownhill melakukan aksi bunuh diri usai menyambut umpan silang Rashford. Namun, gol dianulir karena Pogba dianggap melanggar Ben Mee lebih dulu.
"Kami mencetak tiga gol! Itu berbeda dengan hari Jumat [saat kalah dari Middlesbrough di Piala FA]," kata Ralf Rangnick dikutip dari BBC Sport, Rabu (9/2/2022).
"Yang kedua dianulir, hakim garis menandai pelanggaran tetapi 10 detik setelah insiden itu. Ini adalah keputusan yang sangat lunak yang harus saya katakan."
Terlepas dari keputusan wasit yang merugikan, Ralf Rangnick tak menampik intensitas permainan Manchester United menurun di babak kedua. Hal itulah yang membuat Burnley bisa mencetak gol penyama kedudukan.
“Di babak kedua kami tidak cukup agresif. Jelas mereka akan keluar dan menjadi agresif. Cara kami membiarkan mereka mencetak gol, kami tidak mempertahankan seluruh situasi," beber Ralf Rangnick.
Baca Juga: Burnley vs Manchester United: Diogo Dalot Yakin Lawan Beri Perlawanan Alot
“Malam yang membuat kami frustrasi karena kami seharusnya memenangkan pertandingan itu dengan nyaman."
“Kami mencetak tiga gol di babak pertama jadi saya tidak bisa menyalahkan tim karena tidak memiliki insting pembunuh di babak pertama."
"Pada akhirnya itu juga sedikit soal keberuntungan. Satu poin untuk penampilan seperti ini tidak cukup," pungkasnya.
Hasil imbang ini membuat Manchester United turun satu strip ke posisi kelima dengan koleksi 39 poin dari 23 laga. Sementara posisi keempat kini dihuni West Ham yang berhasil menang atas Watford.
Meski tersalip, Manchester United punya kans untuk mengambil alih kembali posisi empat besar lantaran mereka memiliki satu tabungan laga.
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Inggris: Diimbangi Tim Juru Kunci, Manchester United Disalip West Ham
-
Hasil Bola Tadi Malam: MU Tertahan, Inter Bungkam Roma di Coppa Italia
-
Lawan Tim Juru Kunci Burnley, Manchester United Hanya Bisa Meraih Hasil Imbang
-
Hasil Liga Inggris: Man United Ditahan Imbang Tim Juru Kunci 1-1
-
Media Vietnam Remehkan 3 Pemain Timnas Indonesia U-23 dan 4 Berita Bola Terkini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027