Suara.com - Pelatih Bayern Munich Julian Nagelsmann mengakui timnya kerap kehilangan bola pada babak pertama ketika bermain imbang 1-1 melawan RB Salzburg pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Red Bull Arena, Salzburg, Austria, Rabu malam waktu setempat.
Dikutip Antara dari situs resmi klub, Kamis (17/2/2022), Nagelsmann mengatakan salah satu hal yang menyebabkan timnya kebobolan pada babak pertama adalah lini bertahan mereka yang kurang bagus.
"Di babak pertama, kami terlalu sering melakukan kesalahan di area lawan. Kami sering kehilangan bola. Pertahanan kami tidak bagus, terutama untuk gol yang kami kebobolan," ujar Nagelsmann.
Mantan pelatih RB Leipzig itu lanjut mengatakan, Bayern Munich layak mendapatkan gol penyeimbang di akhir dan mereka bermain lebih baik ketika babak kedua serta menerima hasil imbang yang didapatkan.
Nagelsmann menilai pada babak kedua, mereka melakukannya dengan lebih baik dibanding ketika mereka dikalahkan VFL Bochum 2-4 di ajang Liga Jerman akhir pekan lalu.
"Di babak kedua, kami melakukan lebih baik dibanding apa yang kami lakukan melawan Bochum. Gol penyeimbang di akhir laga memang layak kami dapatkan. Kami menahan Salzburg tanpa henti da bermain sangat baik di babak kedua, bertahan dengan risiko yang lebih besar. Pada akhirnya, kami menerima hasil ini," ungkap Nagelsmann.
Pada pertandingan ini, secara mengejutkan RB Salzburg berhasil unggul terlebih dahulu pada menit 21 melalui Chukwubuike Adamu sebelum disamakan oleh Bayern Muncih pada menit ke-90 berkat gol dari Kingsley Coman.
Selanjutnya Bayern Munich akan menjamu RB Salzburg di Stadion Allianz Arena, Munich, 9 Maret mendatang pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Berita Terkait
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara