Suara.com - Manchester United akhirnya mencetak gol direct dari bola mati musim ini setelah sebelumnya gagal dalam 139 percobaan. Kapten Setan Merah, Harry Maguire mengaku sangat lega setelah sebelumnya sangat malu melihat statistik ini.
Ya, 'kutukan' Manchester United dalam hal set-piece di kampanye 2021/2022 ini akhirnya berakhir juga, saat Maguire membuka keunggulan Setan Merah atas tuan rumah Leeds United dalam laga lanjutan Liga Inggris 2021/2022 di Elland Road, Minggu (20/2/2022) malam WIB.
Maguire mencetak gol pada menit ke-34 lewat tandukan setelah menyambut sepak pojok dari Luke Shaw. Gol dari sang bek membantu Manchester United menang dengan skor akhir 4-2 di markas Leeds.
Sebelumnya, majalnya Manchester United mencetak gol dari bola mati ini memang menjadi sorotan, bahkan jadi olok-olok di sosial media.
Pasalnya sebelum musim 2021/2022 ini bergulir, Manchester United sampai mempekerjakan seorang pelatih khusus set-piece, Eric Ramsay, yang sebelumnya juga pernah bekerja untuk Chelsea.
Akan tetapi, 'kutukan' itu akhirnya berakhir dan Maguire mengaku amat plong.
"Sebelumnya jujur saya malu dengan statistik itu, hampir 140 sepak pojok ataupun situasi set-piece tanpa gol. Tentu kami sekarang sangat lega. Semoga kami ke depannya bisa lebih banyak bikin gol dari set-piece," tutur Maguire seperti dilansir The Mirror, Senin (21/2/2022).
"Saya pribadi tentu juga bertanggung jawab atas torehan buruk sebelumnya ini. Saya adalah bagian besar dalam rutinitas bola mati, tapi sebagai sebuah tim, kami jauh dari kata bagus dalam aspek ini," celotehnya.
"Tapi biasanya setelah satu masuk, maka akan hadir yang lainnya (gol dari set-piece). Saya berharap beban itu kini sudah terlepas dari pundak kami," ucap sang kapten.
Baca Juga: Manchester United yang Kian Matang di Bawah Asuhan Ralf Rangnick
Mantan bek Leicester City tersebut berharap Manchester United bisa lebih efektif lagi dalam memanfaatkan situasi bola mati seperti ini.
"Jika kami mencetak lebih banyak gol dari bola mati, makan tentu kami bisa berada di posisi yang lebih tinggi lagi dalam klasemen," tukas Maguire.
Berita Terkait
-
Manchester City Menang 3-0, Erling Haaland Jadi Korban, Guardiola Santai tapi Was-was
-
Thomas Tuchel Perpanjang Kontrak Sampai 2028, Manchester United Gigit Jari
-
Legenda Arsenal Sebut Gianluigi Donnarumma Kiper Lebay dan Norak, Kenapa?
-
Tottenham Ingin Rekrut Kembali Mauricio Pochettino
-
Fantastis! Anak Wayne Rooney Cetak Quattrick, Bawa Manchester United Menang 6-4
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Bayern Munich Siap Gelontorkan Duit Rp1,2 Triliun Demi Rekrut Kiper Timnas Belanda
-
Direktur Ajax Puji Setinggi Langit Pemain Medan-Surabaya: Lincah dan Tak Kenal Takut
-
PSSI Ingin Naturalisasi Jenson Seelt? Wolfsburg Kirim Sinyal Bahaya, Pikirkan Masak-masak
-
Manchester City Menang 3-0, Erling Haaland Jadi Korban, Guardiola Santai tapi Was-was
-
Ibu Lahir di Indonesia, Bjorn Menzo Menanti Debut di Eredivisie, Minat Bela Merah Putih?
-
Polemik Superliga Berakhir, Presiden Real Madrid Florentino Perez Dibilang Sok Jagoan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Legenda Arsenal Sebut Gianluigi Donnarumma Kiper Lebay dan Norak, Kenapa?
-
Cerita Kiper Keturunan Indonesia di Belanda, Ibadah dan Karier Berjalan Beriringan
-
Timnas Indonesia Terancam Absen Asian Games 2026, Kok Bisa?