- VfL Wolfsburg, klub Bundesliga, memutuskan tidak mempermanenkan pemain pinjaman Jenson Seelt dari Sunderland.
- Minimnya kontribusi Seelt disebabkan masalah fisik dan riwayat cedera serius yang dideritanya di Wolfsburg.
- Bek keturunan Indonesia tersebut kemungkinan besar akan kembali ke Sunderland setelah masa peminjaman berakhir musim ini.
Suara.com - Kabar kurang enak datang dari pemain keturunan Indonesia di Bundesliga, Jenson Seelt. Klub Bundesliga, VfL Wolfsburg memutuskan untuk tidak mempermanenkan Seelt.
Bek muda keturunan Indonesia itu dilaporkan kecil kemungkinan dipermanenkan setelah masa peminjamannya berakhir pada musim ini.
Mengutip laporan Fussballtransfers, manajemen Wolfsburg hampir pasti tidak akan mengaktifkan opsi pembelian dalam kontrak pinjaman Seelt dari Sunderland.
Seelt didatangkan dengan harapan bisa menambah kedalaman di lini pertahanan. Namun, perjalanannya di Volkswagen Arena tak berjalan mulus.
Sebelum dipinjamkan ke Wolfsburg, pemain berusia 22 tahun itu baru saja pulih dari cedera ligamen lutut (ACL) yang cukup serius.
Seelt sempat berjuang keras untuk kembali ke performa terbaiknya.
Sayangnya, setelah tiba di Wolfsburg, Seelt kembali mengalami sejumlah masalah fisik dan absen karena sakit.
Bahkan, sepanjang tahun kalender ini, ia belum sekalipun tersedia untuk memperkuat tim.
Situasi tersebut membuat Wolfsburg ragu untuk melanjutkan kerja sama secara permanen.
Baca Juga: Ibu Lahir di Indonesia, Bjorn Menzo Menanti Debut di Eredivisie, Minat Bela Merah Putih?
Dengan minimnya kontribusi di lapangan serta riwayat cedera yang mengkhawatirkan, klub Bundesliga itu diperkirakan tidak akan menebusnya dari Sunderland.
Padahal, Sunderland masih mengikat Seelt dengan kontrak jangka panjang hingga 2028.
Artinya, bek tengah tersebut kemungkinan besar akan kembali ke Inggris setelah masa peminjamannya tuntas.
Sinyal dari klub Bundesliga ini harus jadi bahan pertimbangan untuk PSSI jika memiliki opsi untuk memproses naturalisasi Jenson Seelt.
Bukan tidak mungkin jika Jenson Seelt dinaturalisasi, kontribusinya akan sangat minim bersama Timnas Indonesia dan tak cocok dengan strategi John Herdman.
Kontributor: M.Faqih
Tag
Berita Terkait
-
Ibu Lahir di Indonesia, Bjorn Menzo Menanti Debut di Eredivisie, Minat Bela Merah Putih?
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cerita Kiper Keturunan Indonesia di Belanda, Ibadah dan Karier Berjalan Beriringan
-
Timnas Indonesia Terancam Absen Asian Games 2026, Kok Bisa?
-
FIFA Series 2026 Berlangsung di SUGBK, Timnas Indonesia Banjir Dukungan?
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Eks Striker Liverpool Bikin Heboh Jakarta, Daniel Sturridge Sapa Fans EA SPORTS FC Mobile
-
Tak Anggap Remeh, Bintang Bulgaria Puji Timnas Indonesia: Jelas Lebih Berkelas
-
Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis