Suara.com - Paulo Dybala akan absen saat Juventus menghadapi Villarreal dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Kondisi itu jadi contoh teranyar ketidakberuntungan striker Argentina itu saat bermain di kompetisi tersebut.
Melansir Football-Italia, Selasa (22/2/2022), Paulo Dybala bergabung dengan Juventus dari Palermo pada musim panas 2015 dan telah tampil di tujuh kampanye Liga Champions sejak saat itu.
Dalam 52 pertandingan di Liga Champions untuk Juventus, Paulo Dybala telah 18 gol dan memberikan tiga assist. Meski demikian, secara konsisten dia seperti mendapat kutukan di Liga Champions.
Di musim 2015/16, Dybala menjadi penentu di leg pertama babak 16 besar melawan Bayern Munich, mencetak satu gol saat mereka bermain imbang 2-2 di kandang.
Namun, dia harus absen untuk leg kedua setelah menderita cedera, dan Juventus kalah 2-4 dari rakassa Jerman itu lewat perpanjangan waktu.
Musim berikutnya, penyerang Argentina itu kembali menjadi kunci di leg pertama perempat final, mencetak dua gol melawan Barcelona.
Dia kemudian gagal membuat dampak yang kuat selama sisa perjalanan ke final, dan tak mampu berbuat apa-apa saat Juventus kalah 1-4 melawan Real Madrid pada partai puncak di Cardiff.
Pada musim 17/18, Dybala diusir keluar lapangan pada leg pertama perempat final melawan Real Madrid setelah mendapat dua kartu kuning. Saat itu Juventus hancur 0-3 dari Madrid, hingga tersingkir setelah cuma mampu menang 3-1 di leg kedua.
Setahun kemudian, mantan penyerang Palermo hampir tidak tampil di dua leg perempat final melawan Ajax karena cedera, hanya bermain 60 menit di kedua pertandingan.
Baca Juga: Sergio Aguero Jajaki Peran Penting di Timnas Argentina
Dalam satu musim asuhan Maurizio Sarri, Dybala hanya bisa bermain 13 menit di leg kedua babak 16 besar melawan Lyon, harus ditarik keluar karena cedera.
Terakhir, musim lalu. Pada leg pertama babak 16 besar melawan Porto, Dybala ditinggalkan di bangku cadangan, dan ia absen di leg kedua karena cedera.
Oleh karena itu, ketidakhadirannya untuk pertandingan malam ini melawan Villarreal hanyalah insiden terbaru dalam sejarah panjang momen-momen sial striker Argentina itu dalam kompetisi Liga Champions.
Berita Terkait
-
Pensiun Dini Karena Kondisi Kesehatan, Sergio Aguero Jajaki Pekerjaan Baru di Timnas Argentina
-
Juventus Minus Dybala Lawan Villarreal, Allegri Siapkan Rencana Khusus
-
5 Fakta Menarik Jelang Duel Chelsea vs Lille di Liga Champions
-
Romelu Lukaku Jadi Bahan Olok-olok Jelang Chelsea Hadapi Lille, Thomas Tuchel Naik Pitam
-
Villarreal Vs Juventus, Massimiliano Allegri: Kami Bermain untuk Menang!
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Legenda Arsenal Sebut Gianluigi Donnarumma Kiper Lebay dan Norak, Kenapa?
-
Cerita Kiper Keturunan Indonesia di Belanda, Ibadah dan Karier Berjalan Beriringan
-
Timnas Indonesia Terancam Absen Asian Games 2026, Kok Bisa?
-
Sakit Hati Pemain Keturunan Filipina Dibajak, Barcelona Siap Balas Dendam ke PSG
-
Nyali Petinggi Ratchaburi FC Ciut Intip Militansi Bobotoh Jelang Tandang ke Markas Persib Bandung
-
Debut Mengecewakan Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, Bojan Hodak Sindir Level Liga 1
-
Pelatih Belanda Sanjung Gaya Main Striker Keturunan Depok Dean Zandbergen, John Herdman Minat?
-
Bojan Hodak Akui Persib Main Jelek, Leg 2 Berat Kalahkan Ratchaburi FC
-
Thomas Tuchel Perpanjang Kontrak Sampai 2028, Manchester United Gigit Jari