Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani menyebut hadirnya Shayne Pattynama dan Sandy Walsh di Timnas Indonesia tidak akan mematikan Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan.
Seperti diketahui, Pattynama berposisi sebagai bek kiri sama dengan Pratama Arhan. Sementara Sandy Walsh berposisi sebagai bek kanan sama kaya Asnawi.
Hal ini membuat banyak anggapan hadirnya dua pemain naturalisasi tersebut akan mematikan pergerakan Asnawi dan Arhan, pemain asli asal Indonesia.
Hasani yakin justru Asnawi dan Arhan semakin terlecut agar berkembang lebih baik lagi. Dengan begitu, persaingan bakal lebih ketat di Timnas Indonesia.
"Asnawi dan Pratama bisa gelandang bertahan, atau gantian. Sandy dan Pattynama juga bisa gelandang bertahan, itu tergantung pelatih," kata Hasani dalam saat dihubungi awak media.
"Pelan-pelan kan kalau ada seperti ini, pemain lokal akan terpacu, kalau mentalnya bagus pasti terpacu, kalau mentalnya jelek ya merajut," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Hasani jua menyebut kalau dokumen Shayne Pattynama akan diserahkan kepada Kemenpora pekan depan.
Nantinya dokumen itu bakal diserahkan berbarengan dengan Sandy Walsh dan Jordi Amat yang juga balal diproses.
"Sekaligus bareng sama Sandy dan Jordi, kan sempat dibalikkin (dokumen Jordi dan Sandy). Nanti sekalian tiga-tiganya kami serahkan kepada Kemenpora,” tutupnya.
Baca Juga: Marselino Ferdinan dan Kisah Ledakan Bintang Muda di BRI Liga 1
Sejauh ini PSSI baru memproses tiga nama buat dinaturalisasi. Mereka adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama.
Tag
Berita Terkait
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Hasil Uji Coba: Timnas Indonesia U-17 Kembali Ditekuk China
-
Siapa Pemain Timnas Indonesia yang Dituding Pelaku Kekerasan? Netizen Duga Main di Klub Ini
-
Seberapa Besar Peluang Elkan Baggott Main di BRI Super League, Bela Persib atau Persija?
-
Debut John Herdman, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis 27 Maret
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa