Suara.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan berkesempatan bertemu dengan bintang Timnas Indonesia, Pratama Arhan sebelum bertolak ke Jepang untuk merumput bersama Tokyo Verdy. Iriawan mengaku bangga dengan apa yang dicapai Arhan.
Namun, sosok yang akrab disapa Iwan Bule itu meminta Arhan tidak cepat puas. Sebab, ia akan menjadi contoh untuk pemain-pemain Indonesia lainnya agar termotivasi berkarier 'abroad' alias berkarier di luar negeri.
Iriawan yakin dalam satu tahun ke depan akan ada pemain Indonesia yang menyusul Arhan. Sebab, banyak talenta-talenta berbakat seperti Ronaldo Kwateh dan Marselino Ferdinan yang saat ini ada di Timnas Indonesia U-19.
"Saya yakin ke depan pasti ada lagi seperti Arhan, saya yakin akan banyak lagi. Kita tunggu saja," kata Iriawan di Kantor PSSI, Jakarta, Jumat (4/3/2022).
"Masih banyak pemain kita yang bagus. Teman-teman bisa lihat kemarin latihan perdana kita di Stadion Madya, Timnas U-19, banyak sekali yang bagus-bagus. Saya tidak bisa sebut satu per satu, tapi ada Ronaldo salah satunya, Marselino juga bagus. Tapi masih banyak lagi yang lainnya," sambungnya.
Mantan Kapolda Metro Jaya itu meyakini, semakin banyak pemain yang berkarier di luar negeri maka akan menguntungkan untuk sepakbola Indonesia, khususnya untuk timnas.
"Yang jelas, saya bangga makin banyak anak-anak main di luar. Itu menandakan semakin bagus perkembangan sepakbola Indonesia dan pembinaan (berjalan) baik. Kita tunggu dan lihat, dalam setahun ini pasti banyak lagi yang diambil oleh klub-klub dari luar," celotehnya.
Pratama Arhan resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Tokyo Verdy pada 16 Februari lalu.
PSIS Semarang selaku klub pemilik Arhan sebelummya, diketahui melepas talenta terbaiknya itu secara gratis meski sejatinya sang bek sayap berusia 20 tahun masih terikat kontrak. Hal itu demi mendukung karier talenta besar sepakbola Indonesia macam Arhan untuk bermain di luar negeri.
Baca Juga: Gabung Tokyo Verdy, Adaptasi Jadi Fokus Utama Pratama Arhan saat Ini
Dilaporkan, Arhan dikontrak selama dua musim oleh Tokyo Verdy. Nantinya, sang pemain bakal mengenakan jersey nomor 38 di klub divisi dua Liga Jepang tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Deretan Kemenangan Epik Timnas Indonesia di Momen Perayaan HUT RI 17 Agustus
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas
-
Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI
-
Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat
-
Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto
-
Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih
-
5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas
-
Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko