Suara.com - Bintang Timnas Indonesia, Pratama Arhan menyatakan siap beradaptasi terhadap kondisi dan lingkungan di Jepang ketika ia bergabung bersama klub J2 League, Tokyo Verdy nanti. Hal tersebut jadi fokus utamanya.
Arhan akan segera memulai karier baru di Jepang. Sang bek sayap pun mengakui perlu kerja keras lagi agar bisa bersaing masuk skuad utama tim divisi dua Liga Jepang itu.
Namun hal yang paling penting nanti adalah bagaimana dia bisa menyesuaikan diri dengan kondisi dan sistem kompetisi di Negeri Sakura.
"Untuk adaptasi saya sangat siap, saya juga sangat siap bersaing di sana. Kalau adaptasi saya yakin lama-kelamaan pasti akan terbiasa juga. Ya, adaptasi itu jadi fokus utama saya saat ini," kata Arhan seperti dimuat Antara, Jumat (4/3/2022).
"Untuk jadi pemain inti tentu harus beradaptasi dulu. Seiring berjalannya waktu nanti pasti bakal mendapat menit bermain, tapi saya akan kerja keras untuk dapat menit bermain dan menjadi pemain inti," sambung eks bintang PSIS Semarang itu.
Proses adaptasi juga menjadi pesan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan kepada Arhan. Iriawan meminta pemain berusia 20 tahun itu bisa segera menyesuaikan diri terhadap budaya dan iklim Jepang.
Iriawan menyebut pernah ada pemain Indonesia yang sebelumnya juga bermain di klub Jepang, namun tidak bertahan lama karena tak bisa beradaptasi dengan suhu dingin di sana.
"Iklimnya (di Jepang) luar biasa. Kalau musim dingin, dingin sekali. Pemain kita pernah ada yang bermain di sana cuma bertahan enam bulan karena tidak kuat suhu dingin. Tapi saya kira kamu (Arhan) kuat di sana," tutur Iriawan.
"Saya menunggu kamu bisa mencetak gol di Tokyo Verdy dan membawa tim naik ke Liga 1 (kasta tertinggi kompetisi Liga Jepang," tukas pria yang akrab disapa Iwan Bule.
Baca Juga: Terungkap, Ini Alasan Pratama Arhan Pilih Nomor Punggung 38 di Tokyo Verdy
Sejak resmi diperkenalkan sebagai rekrutan baru Tokyo Verdy, Pratama Arhan hingga saat ini belum bisa berangkat ke Jepang karena masih harus menyelesaikan pengurusan visa serta surat izin masuk Jepang khusus pengunjung asing.
Agen Arhan memperkirakan kliennya itu akan terbang ke Jepang dalam 6-7 hari ke depan.
Berita Terkait
-
Persija Siap Rombak Sektor Kiper, Penjaga Gawang Berlabel Timnas Indonesia Jadi Incaran
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat
-
Publik Jepang Ramai-ramai Doakan Timnas Indonesia Tumbangkan Qatar di Piala Asia 2027
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Persija Siap Rombak Sektor Kiper, Penjaga Gawang Berlabel Timnas Indonesia Jadi Incaran
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat
-
Krisis Internal Timnas Curacao, Fred Rutten Mundur Usai Tekanan Pemain Minta Pelatih Lama Kembali
-
Publik Jepang Ramai-ramai Doakan Timnas Indonesia Tumbangkan Qatar di Piala Asia 2027
-
Kiper Jebolan Eropa Kaget dengan Kultur Serba Mobil di Indonesia: Minim Aktivitas Jalan Kaki
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
Kiper Kelahiran Hoorn: Tanpa Staf Pelatih Belanda, Saya Mungkin Tak ke Indonesia
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia