Suara.com - CEO PSIS Semarang, S. Sukawijaya atau yang biasa dipanggil Yoyok Sukawi menyebut bahwa belum ada pemain yang memiliki kualitas sebagus Pratama Arhan di klubnya yang dapat mempunyai peran cukup besar dalam permainan tim.
Hal itu disampaikan Yoyok merespons siapa yang akan menggantikan posisi Arhan yang sudah dilepas ke klub divisi dua Liga Jepang, Tokyo Verdy.
“Untuk pengganti, memang kalau gantinya sekualitas dia, untuk sekarang belum ada. Tapi anak-anak kami sebenarnya sudah banyak yang siap untuk dipromosikan dan mengejar prestasi Arhan,” ungkap Yoyok seperti dimuat Antara.
Yoyok menyebut regenerasi pemain di PSIS berjalan sangat baik sehingga ia mengaku tidak khawatir apabila ada salah satu pemainnya harus dilepas.
Yoyok menambahkan bahwa PSIS juga memberikan pemain-pemain muda kesempatan bermain yang sama, bahkan mendapat menit bermain lebih banyak untuk mencicipi kompetisi profesional. Dia pun yakin PSIS bakal tetap bersinar meski tanpa Pratama Arhan.
Yoyok bahkan optimistis dengan kebijakan PSSI yang mengizinkan pemain Elite Pro Academy (EPA) Liga U16, U18, U20 bermain di level senior Liga 1 maka akan melahirkan pemain-pemain lain seperti Arhan di masa mendatang.
“Kami memberi kesempatan anak-anak muda ini untuk menit bermain lebih banyak. Begitu Arhan menonjol, saat U-18, kami sudah berani mainkan mereka di level senior. Nah ketika sudah beberapa kali dimainkan, mental dia bisa terbangun,” ujarnya.
“Kami optimistis, PSIS, tahun-tahun ke depan akan muncul Arhan-Arhan yang lain,” tutup Yoyok.
Pratama Arhan akan segera meninggalkan PSIS Semarang untuk bergabung bersama Tokyo Verdy. Bek kiri berusia 20 tahun itu dikontrak selama dua tahun mulai Maret 2022.
Baca Juga: Gabung Tokyo Verdy, Pratama Arhan Ragu Bela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games
Namun Arhan hingga saat ini belum bisa berangkat ke Jepang karena masih harus menyelesaikan pembuatan visa serta surat izin masuk Jepang khusus pengunjung asing.
Agen Pratama Arhan memperkirakan pemainnya akan segera berangkat ke Jepang dalam 6-7 hari ke depan.
[Antara]
Berita Terkait
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
3 Sosok di Persija yang Bikin Pratama Arhan Yakin Cepat Nyetel Bareng Macan Kemayoran
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Pratama Arhan Resmi Bergabung dengan Persija Susul Shin Tae-yong
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss
-
Terkuak! Titik Lemah Penalti Lionel Messi: Sisi Kanan Jadi Kutukan
-
Siapa Jayden Adams? Ditemukan Tewas Misterius Usai Main di Piala Dunia 2026