Hal ini dilakukan agar uang hasil penjualan tak masuk ke kantong Abramovich, seperti janji sang taipan yang ingin menyumbangkan hasil penjualan ke korban perang.
2. Tak Bisa Jual Tiket
Adanya dugaan aliran uang yang didapatkan Chelsea akan mengalir ke kantong Abramovich membuat pemerintah Inggris juga melarang Chelsea menjual tiket pertandingan.
Larangan ini berlaku saat memainkan laga kandang dan tandang. Hanya saja, hal ini tak berlaku bagi pemegang tiket musiman atau Season Ticket Holder.
Dengan kata lain, nantinya Chelsea akan bermain hanya dengan kurang dari separuh kapasitas stadion saat bermain di Stamford Bridge dan juga akan minim dukungan saat bermain di laga tandang.
3. Tak Bisa Perpanjang Kontrak Pemain
Sanksi berat lainnya yang harus diterima Chelsea adalah tak bisa memperpanjang kontrak pemain yang akan berstatus bebas transfer di musim panas nanti.
Setidaknya ada tiga pemain dan satu pemain pinjaman yang kontraknya berakhir di Chelsea musim ini, yakni Antonio Rudiger, Andreas Christensen, Cesar Azpilicueta dan pemain pinjaman pada sosok Saul Niguez.
Dengan sanksi tersebut, Chelsea pun harus menerima keempat pemain pergi secara gratis di penghujung musim 2021-2022.
Baca Juga: Profil Bernard Antwi Bosiako, Pengusaha Asal Ghana yang Siap Duetkan Ronaldo-Messi di Chelsea
4. Tak Bisa Jual Merchandise
Pemerintah Inggris benar-benar ingin menutup aliran dana yang ada di Chelsea ke kantong Abramovich. Salah satunya dengan melarang penjualan Merchandise klub.
Hingga sesaat setelah keputusan itu dikeluarkan, toko Chelsea yang ada di Stamford Bridge pun harus segera ditutup dan tak menerima pengunjung.
Keputusan dari pemerintah Inggris ini sendiri sempat ditentang, karena beberapa karyawan Chelsea disebut-sebut harus dipecat karena sanksi yang diterima Abramovich.
5. Tak Bisa Transfer Pemain
Chelsea juga dilarang untuk melakukan aktivitas transfer seperti jual dan beli pemain karena sanksi yang diterima Abramovich.
Berita Terkait
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Dorong Ball Boy, Pemain Chelsea Terancam Sanksi UEFA
-
Graham Potter Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Swedia Hingga 2030
-
Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Tak Terbeban Nama Besar Ayah, Rafa Abdurrahman Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia U-20
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia