Suara.com - Pelatih Manchester United Ralf Rangnick meminta timnya untuk mewaspadai Tottenham Hotspur ketika kedua tim bertemu pada pekan ke-29 Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (12/3/2022) malam waktu setempat.
Dikutip Antara dari situs resmi klub, Sabtu, Rangnick mengatakan Tottenham bermain dengan tiga bek yang kompak serta merupakan tim dengan transisi yang baik.
Rangnick menilai hal itu harus mereka waspadai dan timnya tidak boleh memberikan kesempatan kepada Tottenham melakukan transisi.
"(Mereka bermain) dengan tiga bek dan itu adalah bentuk yang sangat kompak. Mereka mungkin satu di antara tim dengan transisi terbaik dengan Son Heung-min dan Harry Kane," ujar Rangnick.
"Ini adalah yang harus kami waspadai dan persiapkan untuk, tidak memberikan mereka momen transisi. Tapi di waktu yang sama mereka kalah dari tim seperti Middlesbrough, Wolves dan Burnley," sambungnya.
Pelatih asal Jerman itu lanjut mengatakan, bahwa Manchester United bisa bermain di level terbaik, bukan tidak mungkin mereka mampu mengalahkan Tottenham Hotspur.
Rangnick memandang keberhasilan Middlesbrough, Wolves dan Burnley mengalahkan Tottenham Hotspur harus mampu ditiru oleh Manchester United, terlebih mereka akan bermain di hadapan publik Old Trafford.
"Jika kami bermain di level terbaik, bukan tidak mungkin untuk mengalahkan mereka. Dalam segala hal jika Middlesbrough, Burnley dan Wolverhampton dapat mengalahkan mereka, kami juga dapat mengalahkan mereka di stadion kami sendiri dan inilah yang harus kami lakukan, ini adalah tugas kami besok," ujar Rangnick.
Manchester United dipastikan akan membidik tiga poin ketika menghadapi Tottenham Hotspur agar bisa kembali ke posisi empat besar klasemen sementara Liga Inggris.
Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Tottenham di Liga Inggris, 13 Maret 2022
Saat ini, Manchester United berada di peringkat kelima dengan raihan 47 poin dari 28 laga, hanya berselisih dua poin dari Tottenham yang menduduki posisi tujuh, namun masih memiliki dua pertandingan di tangan.
Berita Terkait
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Benjamin Sesko Sebut Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil
-
Manchester United Siap Lepas Jadon Sancho, Empat Klub Liga Inggris Berminat
-
Manchester United Rugi Ratusan Miliar usai Pecat Ruben Amorim
-
Gaya Pede Walkot New York Zohran Mamdani Pakai Gamis Arsenal saat Salat Idul Adha
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions