Bola / Bola Dunia
Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:51 WIB
Pelatih Malaysia ungkap timya optimis juara Piala Asia 2027. Padahal lolos saja belum pasti. [Dok. IG/@malaysia_nt]
Baca 10 detik
  • Pelatih Malaysia, Peter Cklamovski, menyatakan target timnya adalah menjuarai Piala Asia meski nasib lolos masih terancam sanksi AFC.
  • Keyakinan Cklamovski didasarkan pada perkembangan pesat tim dan fokus membangun persaingan sehat antar pemain skuad.
  • Nasib kelolosan Malaysia ke Piala Asia 2027 bergantung keputusan AFC terkait kasus pendaftaran ilegal tujuh pemain naturalisasi.

Suara.com - Pernyataan yang sangat percaya diri dan terkesan prematur datang dari pelatih kepala Timnas Malaysia, Peter Cklamovski.

Di saat nasib kelolosan timnya ke Piala Asia 2027 masih berada di ujung tanduk akibat skandal naturalisasi ilegal, sang juru taktik justru sudah memasang target tinggi yaitu menjadi juara.

Sikap optimistis Cklamovski ini cukup menarik, mengingat dari kawasan Asia Tenggara baru Indonesia dan Singapura yang sudah memastikan diri lolos ke putaran final.

Sementara itu, Malaysia masih harus menanti putusan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang bisa menganulir dua kemenangan krusial mereka.

Namun, hal itu tidak menyurutkan keyakinan pelatih asal Australia tersebut.

Ia merasa timnya telah mengalami perkembangan pesat dan siap untuk naik kelas. Baginya menjuarai Piala Asia bukanlah target yang mustahil.

"Saya tinggal di tanah harapan. Jika para pemain kembali, mereka akan menjadi bagian dari tim lagi dan berkontribusi pada perkembangan tim 2026," kata Peter Cklamovski dilansir dari laman The New Straits Times.

"Mentalitas kami adalah pergi ke Piala Asia untuk memenangkannya. Itulah yang memotivasi kami setiap hari," sambungnya.

Cklamovski menambahkan bahwa ia terus memantau seluruh pemainnya dengan detail.

Baca Juga: PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga

Ambisi dan persaingan sehat di dalam skuad diyakini menjadi modal utama untuk bisa mengejar target terdekat, yakni lolos ke putaran final.

"Saya memantau performa, mengumpulkan data, dan membangun persaingan di dalam skuad," ucap Cklamovski.

"Para pemain tahu mereka harus berjuang untuk posisi mereka, dan itu mendorong performa. Ini tentang menang bersama, berkembang bersama, dan merencanakan masa depan," terangnya.

Meskipun Cklamovski sangat optimis, bayang-bayang sanksi dari AFC tetap menjadi ancaman nyata.

AFC masih menunggu hasil sidang CAS terkait kasus tujuh pemain naturalisasi ilegal sebelum memutuskan status dua kemenangan Malaysia atas Nepal dan Vietnam.

Analis sepak bola lokal, Zakaria Rahim bahkan meyakini skenario terburuk bisa saja terjadi, di mana AFC menganulir dua kemenangan tersebut.

"AFC terlihat mengikuti 'ayahnya' (FIFA), dan jika Nepal dan Vietnam diberi kemenangan 3-0 atas Malaysia, skuad Harimau Malaya akan kehilangan enam poin," kata Zakaria.

"Situasi ini berarti kita bisa melupakan Piala Asia 2027 sebelum menghadapi Vietnam lagi bulan depan," pungkasnya.

Load More