Suara.com - Alfeandra Dewangga menyelamatkan PSIS Semarang dari keganasan Bhayangkara FC dalam pekan ke-30 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Bali, Sabtu (12/3/2022) malam WIB. Gol Dewangga di menit-menit akhir pertandingan membuat skor berakhir menjadi 1-1.
Tambahan satu angka membuat Bhayangkara FC kini menduduki peringkat tiga klasemen dengan perolehan 59 poin. Sementara PSIS tetap berada di peringkat tujuh dengan 39 poin.
Bhayangkara FC yang membutuhkan tiga poin untuk bersaing di papan atas tampil menekan sejak laga dimulai. Serangan terus dilancarkan, tapi sulit berbuah gol.
Gol untuk The Guardian tercipta pada menit ke-10 lewat titik putih. Herman Dzumafo yang dipercaya sebagai algojo sukses mencetak gol ke gawang PSIS.
Setelah tertinggal, Mahesa Jenar nampak lebih agresif. Septian David Maulana dan kawan-kawan lebih banyak melakukan tekanan ketimbang Bhayangkara FC.
Akan tetapi sulit bagi PSIS untuk bisa menyamakan. Alhasil, hingga turun minum skor 1-0 tidak mengalami perubahan.
Tertinggal 0-1 membuat PSIS agresif di babak kedua. Tekanan demi tekanan terus dicoba untuk bisa terciptanya gol.
Namun, sulit bagi PSIS menciptakan hal tersebut mengingat Bhayangkara FC sangat rapat ketika sedang bertahan. Meski begitu sempat ada beberapa peluang di babak kedua untuk PSIS meski tak berbuah gol.
Sementara Bhayangkara FC yang memang lebih banyak mendapat tekanan juga sulit menyerang. Ketika mendapatkan bola, pemain-pemain Bhayangkara FC langsung mendapatkan pressing.
Baca Juga: Sudirman Siap Beri Kesempatan Pemain Muda Persija di Sisa Laga BRI Liga 1
The Guardian lebih banyak menyerang dari skema serangan balik. Namun, hal tersebut masih sulit berbuah gol bagi tim asuhan Paul Munster.
Gol yang ditunggu-tunggu PSIS Semarang di masa injury time. Alfeandra Dewangga mencetak gol indah dari tendangan bebas yang tak bisa ditepis Awan Setho dan membuat skor menjadi 1-1.
Tidak ada gol lagi tercipta hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan. Kedua tim bermain imbang 1-1.
Susunan pemain
PSIS Semarang (4-3-3): Jandia Eka Putra; Alfeandra Dewangga, Wahyu Prasetyo, Wallace Costa, Frendi Saputra; Eka Febri, Jonathan Cantillana, Resky Fandi (Riyan Ardiansyah 84'); Septian David Maulana, Andreas Ado (Chevaughn Walsh 72'), Komarodin (Rachmat Hidayat 58')
Pelatih: Achmad Resal Octavian
Berita Terkait
-
Persija Buang Kemenangan di JIS, Pelatih Brasil Terpukul dan Siap Bangkit Lawan Bhayangkara FC
-
Ryo Matsumura Bersinar, Bhayangkara FC Siap Permanenkan dari Persija Jakarta
-
Bhayangkara FC Catatkan Empat Kemenangan Beruntun, Paul Munster Angkat Topi
-
Statistik Ngeri 6 Pemain Asing Baru Bhayangkara FC, 'Meledak' di Super League!
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
4 Pemain Tertinggi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Elkan Baggott Paling Menonjol
-
'Kejanggalan' Pemilihan Pemain Timnas Indonesia, John Herdman Beri Penjelasan
-
Respons Elkan Baggott Lihat Timnas Indonesia Kini Penuh Pemain Top
-
Debut di FIFA Series, John Herdman Langsung Bicara Target Piala Dunia 2030
-
Bela Beckham, Marc Klok: Tak Ada Manfaat Bullying Pemain Timnas
-
Kegilaan Duel Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis, Laga Rp100 Miliar kontra Rp11 Miliar
-
Juara FIFA Series 2026 akan Dapat Trofi? Simak Faktanya
-
Justin Hubner Alami Insiden Pesawat Mengerikan di Balik Keterlambatannya Gabung Timnas Indonesia
-
Misteri Terpecahkan! Ini Alasan Dean James Dicoret Timnas Indonesia di Tengah Polemik KNVB
-
Psywar Pelatih Bulgaria, Sebut Timnas Indonesia Hebat Sebelum Era Naturalisasi