Suara.com - Gelandang bertahan Borneo FC Komang Teguh Trisnanda menganggap tiga laga tersisa dalam BRI Liga 1 2021/2022 sebagai final sehingga harus dimenangi di tengah ketatnya persaingan pada lini tengah klasemen.
Di pertandingan pekan ke-32 BRI Liga 1, Borneo FC akan menghadapi Arema FC pada Minggu (20/3/2022).
"Bagi kami sekarang ini, tiga pertandingan tersisa adalah final. Kesempatan untuk terus berada di posisi sekarang harus kami lakukan, untuk menjaga jarak. Sebab, pesaing di bawah juga ingin terus menggeser posisi kami," ujarnya, dikutip Antara dari laman resmi klub, Jumat (18/3/2022).
Komang mengaku persaingan di tim memang sangat ketat, namun dirinya siap memberikan yang terbaik saat diberi kepercayaan.
Pemain muda Pesut Etam itu mengaku senang bisa menjadi bagian dari tim yang berhasil memetik kemenangan atas Persiraja Banda Aceh, pada pekan ke-31 yang lalu.
Menurut Komang, dirinya selalu siap jika diberi kepercayaan oleh pelatih di tiap pertandingan, termasuk saat bertemu Arema FC, Minggu (20/3/2022).
"Sekarang kami sudah meraih kemenangan tiga kali beruntun. Namun, kami tidak boleh jemawa sama sekali. Sebab, tim lain mengincar kemenangan saat bertemu kami. Kami harus siap dan kerja keras untuk terus mendapatkan hasil maksimal," tegas Komang.
Musim kompetisi Liga 1 musim ini tinggal menyisakan tiga pertandingan lagi, dan bagi tim-tim papan atas, khususnya Persib Bandung dan Bali United, pacuan menjadi juara tengah mereka lakukan.
Di papan bawah kondisinya pun tak lebih sama. Bahkan, persaingan di papan bawah bisa dikatakan lebih ketat.
Baca Juga: Lupakan Kekalahan dari PSIS Semarang, Pelatih PSS Sleman Minta Pemain Fokus Hadapi Persipura
Selain Persiraja Banda Aceh yang sudah pasti terdegradasi, Madura United, PSM Makassar, Persikabo 1973, Barito Putera, dan PSS Sleman masih bisa dikejar Persipura Jayapura dan Persela Lamongan yang saat ini berada di peringkat 16 dan 17.
Persaingan juga terjadi di papan tengah, sebab Borneo FC yang tengah nyaman berada di posisi keenam juga dibidik Persija Jakarta dan PSIS Semarang untuk disingkirkan.
Secara situasi, posisi Borneo FC sudah aman dari jerat degradasi meski tak ada kesempatan menapak ke papan atas karena sudah sangat berat.
Karena itu, bagi pemain, mempertahankan posisi saat ini adalah tantangan yang harus diselesaikan sampai musim kompetisi berakhir.
Berita Terkait
-
Big Match Persija Jakarta vs Borneo FC Ramaikan Jadwal Super League Pekan 24 Saat Momen Puasa Maret
-
Persija Jakarta Siap Tempur Lawan Borneo FC Demi Mimpi Juara Usai Dramatis Tekuk Malut United
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Link Live Streaming Persebaya vs Persib Bandung: Jaminan Laga Sengit di GBT
-
Kembali Jadi Juru Selamat MU, Bruno Fernandes Kasih Pesan ke Benjamin Sesko
-
Eks Kiper Iran Hilang Tanpa Jejak Usai Kritik Ali Khamenei, Sang Istri Ungkap Fakta Miris
-
PSIM Yogyakarta Kehilangan Ze Valente Lawan Semen Padang, Van Gastel Putar Otak
-
Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran
-
Aksi Dingin Kevin Diks Eksekusi Penalti Akhiri Tren Buruk Gladbach di Bundesliga
-
Harry Kane Pecahkan Rekor 94 Tahun usai Kemenangan Bayern Munich atas Dortmund, Apa Itu?
-
24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran
-
Media Israel Ikut 'Panaskan' Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Ajax Ditahan PEC, Pundit Belanda Kritik Habis-habisan Maarten Paes dan Jordi Cruyff