Winger muda asal Amerika Serikat, Christian Pulisic juga masuk dalam gerbong pemain termahal Chelsea era Roman Abramovich.
Ia didatangkan oleh Chelsea pada Januari 2019 dari Borussia Dortmund dengan mahar 58 juta poundsterling atau Rp1,04 triliun pada saat itu guna menjadi pengganti Eden Hazard.
Meski demikian, sama seperti Torres, Pulisic tak begitu moncer secara statistik. Namun ia berhasil memberi gelar Liga Champions, UEFA Super Cup dan Piala Dunia Antarklub.
Penyerang gagal lainnya yang datang dengan mahar besar ke Chelsea adalah Alvaro Morata. Ia datang dari Real Madrid pada 2017 dengan mahar 60 juta poundsterling atau Rp1,06 triliun kala itu.
Di awal kedatangannya, Morata mampu mencuri perhatian dan tampil bertaji untuk Chelsea. Namun, ketajamannya perlahan menurun semenjak pertengahan musim.
Hampir sama dengan Torres dan Pulisic, meski kurang moncer Morata juga berhasil mempersembahkan gelar bagi Chelsea, yakni Piala FA 2017/18.
Baca Juga: Free Transfer, Manchester United Terus Pepet Antonio Rudiger
Entah bagaimana ceritanya, hampir seluruh rekrutan termahal Chelsea di era Abramovich mengalami kegagalan saat berseragam The Blues.
Salah satunya adalah Kepa Arrizabalaga yang datang pada 2018 dengan memecahkan rekor transfer klub, yakni 71 juta poundsterling atau Rp1,3 triliun kala itu dari Athletic Bilbao.
Meski gagal, Kepa mampu tampil apik kembali dan membawa Chelsea meraih titel Liga Champions, UEFA Super Cup, dan Piala Dunia Antarklub.
2. Kai Havertz
Dalam daftar ini, mungkin hanya Kai Havertz yang bisa disebut berhasil selama membela Chelsea. Ia datang dengan memecahkan rekor Kepa dengan mahar 72 juta poundsterling (Rp1,3 triliun lebih) pada 2020.
Meski tak rajin mencetak gol bagi Chelsea seperti saat di Bayer Leverkusen, Havertz mampu menjadi pahlawan lewat golnya di final Liga Champions, final Piala Dunia Antarklub, dan assist di UEFA Super Cup.
Disebutkan, Havertz datang ke Chelsea atas permintaan Roman Abramovich sendiri yang terkesan dengan penampilannya selama di Leverkusen.
Pembelian termahal Chelsea di era Abramovich jatuh pada Romelu Lukaku. Ironisnya, pemain asal Belgia ini pula yang menjadi pembelian terakhir The Blues di era sang taipan.
Lukaku kembali pulang ke Chelsea dengan mahar 98 juta poundsterling (Rp1,8 triliun) dari Inter Milan di musim panas 2021 lalu.
Hanya saja, statusnya sebagai pemain termahal Chelsea ini tak berbanding lurus dengan jumlah gol yang ia berikan.
Meski demikian, Lukaku berhasil menjadi pahlawan Chelsea untuk meraih trofi Piala Dunia Antarklub pertamanya berkat golnya di babak semifinal dan babak final.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Tag
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Dibuang Xabi Alonso, Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus