Suara.com - Persipura Jayapura resmi terdegradasi dari kompetisi sepak bola kasta tertas Indonesia, Liga 1. Mereka dipastikan turun kasta ke Liga 2 setelah merampungkan matchday pekan ke-34 atau terakhir, Kamis (31/3/2022) sore WIB.
Persipura Jayapura harus menelan pil pahit kendati pada laga terakhir musim ini berhasil membantai Persita Tangerang dengan skor telak 3-0 di Stadion Kompyang Sujana, Bali.
Hasil itu tak cukup bagi Persipura Jayapura untuk keluar dari zona degradasi setelah dua rivalnya di papan bawah, PSS Sleman dan Barito Putera berhasil meraup poin.
Persipura Jayapura finis di peringkat ke-16 atau posisi teratas zona degradasi dengan koleksi 36 poin dari 34 laga. Jumlah poin Mutiara Hitam setara dengan Barito Putera yang menahan imbang Persib Bandung di laga terakhirnya.
Namun, Barito Putera berhak menduduki posisi 15 klasemen karena unggul head-to-head dari Persipura Jayapura. Dalam dua pertemuan di liga, mereka menang 3-0 dan 1-0 atas tim asuhan Alfredo Vera.
Di laga lain, PSS Sleman lolos dari degradasi setelah menang 2-0 atas Persija Jakarta di laga terakhirnya. Hasil itu membuat mereka naik satu strip ke peringkat 13 dengan koleksi 39 poin.
Melansir Antara, hasil yang diraih Persipura Jayapura musim ini menjadi kenyataan yang begitu pahit lantaran mereka merupakan tim tersukses di Indonesia dengan empat kali keluar sebagai juara Liga pada medio 2005, 2008/2009, 2010/2011 dan 2013.
Catatan itu belum termasuk ketika mereka menjuarai Indonesia Soccer Championship (ISC) A, kejuaraan pengganti kompetisi resmi pada 2016.
Pelatih Persipura, Alfredo Vera tak mampu berkata-kata dengan kenyataan yang harus dihadapi Persipura Jayapura, yakni terdegradasi dari Liga 1.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Habisi Persija Jakarta, PSS Sleman Lolos dari Jurang Degradasi
"Mungkin ada banyak yang bisa kita bicarakan, tetapi bisa jadi panjang..." kata Alfredo Vera dalam jumpa pres virtual pasca pertandingan, Kamis (31/3/2022).
Alfredo Vera menjelaskan bahwa tak bisa banyak bicara karena apa yang keluar dari pihak Persipura mungkin bakal dianggap sebagai alasan belaka.
Menurutnya, Persipura Jayapura sudah berjuang maksimal. Sayangnya, kemenangan telak atas Persita Tangerang tak mampu menyelamatkan mereka dari terkaman degradasi.
"Apa yang kita bicarakan [akan] seperti alasan, kami sudah berjuang, berjuang. Apa yang harus dilakukan akhirnya tidak cukup," beber Vera.
Persipura musim ini harus melalui jalan terjal di Liga 1. Sebelum resmi terdegradasi, mereka tersandung berbagai masalah, salah satunya mendapat sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Keputusan untuk tidak menghadiri laga kontra Madura United pada 21 Februari 2022 berbuah sanksi pengurangan 3 poin dan denda Rp250 juta.
Berita Terkait
-
28 Tahun Mengarungi Kerasnya Kasta Tertinggi Liga Indonesia, Persipura Pamit
-
PSS Sleman Pastikan Bertahan di Liga 1 Usai Pecundangi Persija Jakarta, Kustini Sri Purnomo: ALE!
-
Tumbangkan Persija 2-0, PSS Sleman Selamat dari Zona Degradasi
-
Resmi Degradasi, Dukungan Digaungkan Publik untuk Persipura: Comeback Stronger, Mutiara Hitam
-
Ditahan Barito Putera, Persib Bandung Gagal Tutup Liga 1 dengan Kemenangan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit