Suara.com - Persib Bandung dikabarkan bakal melakukan gebrakan dengan memboyong striker asal Belanda, Thomas Verheydt, untuk Liga 1 musim depan.
Thomas Verheydt sendiri kabarnya sudah diincar Persib Bandung sebelum Liga 1 2020 bergulir, yang pada akhirnya dihentikan setelah tiga laga akibat pandemi COVID-19.
Ketika itu, Thomas Verheydt menolak tawaran Persib Bandung. Namun, Persib tak patah arang, dan kabarnya musim ini striker berusia 30 tahun ini berpeluang besar merapat.
Thomas Verheydt diketahui belum pernah berkarier di Asia. Dia lebih banyak menghabiskan kariernya bermain di klub-klub divisi dua Belanda.
Berikut sejumlah fakta menarik Thomas Verheydt, pemain yang begitu diminati oleh Maung Bandung.
1. Jebolan Feyenoord
Thomas Verheydt merupakan jebolan akademi Feyenoord. Dia bermain di sana selama tiga musim sebelum bergabung dengan skuad muda ADO Den Haag.
Pernah merasakan binaan sepak bola Feyenoord yang merupakan salah satu klub pencetak pemain berbakat bisa menjadi jaminan dari kualitas Thomas Verheydt.
2. Sempat Bela Almere City
Baca Juga: Fokus Ibadah, Bek Persib Bandung Ardi Idrus Tetap Jaga Kebugaran
Sebelum membela ADO Den Haag, Thomas Verheydt diketahui juga pernah membela Almere City selama dua musim.
Dia tampil moncer dengan mencetak 30 gol dari 52 pertandingan lintas ajang buat Almere City.
3. Tak Pernah Main di Asia
Thomas Verheydt tercatat belum pernah bermain di Asia, bahkan di negara manapun di Asia. Satu-satunya klub di luar Belanda yang pernah dibela olehnya adalah Crawley Town di Inggris.
Thomas bermain hanya satu musim di Crawley Town yang saat itu mentas di League Two atau divisi paling bawah di piramida kompetisi Inggris. Dia bermain 20 kali dengan hanya mencetak 2 gol.
4. Spesialis Divisi Dua
Selama satu dekade berkarier sebagai pesepak bola profesional, Thomas Verheydt tidak pernah merasakan bermain di divisi paling atas.
Dia bisa dibilang sebagai spesialis divisi kedua. Di ADO Den Haag saja misalnya, dia bermain di Eerste Divisie. Pun saat membela Almere City, Go Ahead Eagles, dan MVV Maastricht Thomas bermain di divisi kedua Liga Belanda.
[Penulis: Aditia Rizki]
Berita Terkait
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya
-
Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
Gempa Flores, Pasokan LPG dan BBM untuk Warga Dipastikan Tetap Aman
-
SBY Minta Maaf Tak Ikut Upacara HUT Kemerdekaan di Istana: Saya Pulang September
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia