Suara.com - Manajer interim Manchester United, Ralf Rangnick mengeluhkan sejumlah keputusan VAR yang dinilainya luput saat timnya takluk 1-3 di markas Arsenal dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris 2021/2022, Sabtu (24/4/2022) malam WIB.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Emirates Stadium tersebut VAR dan wasit Craig Pawson setidaknya menghasilkan tiga keputusan krusial yakni masing-masing satu tendangan penalti untuk kedua tim serta menganulir gol Cristiano Ronaldo pada babak kedua.
Keputusan krusial pertama VAR berkenaan dengan gol Eddie Nketiah yang dianulir karena offside, tetapi kemudian tinjauan lebih lanjut berujung kepada putusan bahwa Alex Telles melanggar Bukayo Saka di dalam kotak terlarang dan penyerang muda Inggris itu sukses mengkonversi tendangan penalti menjadi gol kedua tuan rumah pada menit ke-32.
Lantas pada awal babak kedua, VAR dan wasit Pawson mengamati insiden handball yang dilakukan bek Arsenal Nuno Tavares berbuah tendangan penalti, yang gagal dikonversi menjadi gol oleh Bruno Fernandes.
Kemudian pada menit ke-60, Ronaldo harus merelakan gol keduanya ke gawang Arsenal dianulir karena putusan offside, sesuatu yang menurut Rangnick keliru.
"Gol kedua Cristiano tidak offside. Anda bisa melihatnya dalam perspektif itu. Mereka sepenuhnya berada dalam satu garis sejajar," kata Rangnick di laman resmi United.
Pelatih asal Jerman itu juga menilai VAR juga luput mengamati insiden dugaan handball di kotak penalti Arsenal pada babak pertama ketika Jadon Sancho melakukan penguasaan bola.
Rangnick juga menyoroti keputusan wasit mengesahkan gol ketiga Arsenal yang dicetak Granit Xhaka pada menit ke-70 karena setelah pertandingan dia sempat menampung keluhan dari kiper David de Gea yang merasa jarak pandangnya terhalang pemain lawan karena seharusnya itu offside.
"Gol ketiga mereka jelas offside, saya berbicara dengan David de Gea setelah pertandingan dan dia mengaku tidak bisa melihat bola. Nketiah berada di antara ia dan Xhaka. Mereka melakukan tinjauan, tapi entah untuk alasan apa tetap mengesahkan gol tersebut," ujar Rangnick.
Baca Juga: Mikel Arteta Gembira Lihat Situasi Granit Xhaka dan Suporter Arsenal saat Ini
"Ini memperlihatkan mengapa ada VAR dan berharap VAR serta wasit meninjau situasi-situasi itu, dan seharusnya mereka mengambil keputusan yang benar," pungkasnya.
Hasil itu membuat United menelan empat kekalahan tandang berturut-turut dalam era Premier League sejak 1981.
Kekalahan membuat peluang United dalam perburuan empat besar semakin terancam karena mereka tertahan pada urutan keenam dengan 54 poin atau tertinggal enam poin dari Arsenal (60) yang menembus empat besar.
United selanjutnya dijadwalkan menjamu Chelsea di Old Trafford, Kamis pekan depan.
[Antara]
Berita Terkait
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
-
Piala Dunia 2026 Sedang Panas, Ryan Giggs Pilih Basah-basahan dengan Wanita Muda
-
Roy Keane di Balik Layar: Keluarga Tertutup dan Menantu Kontroversial
-
Cristiano Ronaldo Masih Main untuk Portugal di Piala Dunia 2026, Ini Kata Bruno Fernandes
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Susunan Pemain Skotlandia vs Maroko di Piala Dunia 2026, McTominay dan Hakimi Jadi Andalan
-
Tumbangkan Australia 2-0, Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk