Suara.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengakui bahwa dirinya sempat deg-degan sebelum timnya berhasil mengalahkan Everton 2-0 guna memperoleh tiga poin penting dalam perebutan gelar juara Liga Inggris.
Duel Liverpool vs Everton tersaji dalam pertandingan pekan ke-34 Liga Inggris di stadion Anfield, Minggu (24/4/2022) malam WIB. The Reds sempat mati kutu di babak pertama sebelum mencetak dua gol lewat Andrew Robertson (62') dan Divock Origi (85') di paruh kedua.
"Syukurlah pertandingan memiliki dua babak. Kami tidak bermain sangat baik di babak pertama. Kami membuat mereka tidak nyaman tetapi kami tidak mampu menerobos pertahanan lawan. Kami tidak memiliki gerakan yang cukup," ujar Jurgen Klopp dikutip dari BBC Sport, Senin (25/4/2022).
“Kami tidak cukup cepat. Kami mengoper bola ke area di mana mereka memiliki sembilan pemain. Di babak kedua, kami bermain jauh lebih direct dan menyebabkan masalah untuk mereka. Gol-gol kami luar biasa."
Jurgen Klopp mengakui bahwa sebelum pertandingan, dia sudah memprediksi bahwa Everton akan bermain dengan pertahanan blok rendah demi menyulitkan Mohamed Salah dan kawan-kawan mengeksploitasi ruang di belakang bek.
Namun, dia dibuat deg-degan lantaran Liverpool tak mampu mengaplikasikan instruksinya dengan baik di babak pertama. Dia mengaku lega pada akhirnya The Reds bisa memenangkan laga bertajuk Derbi Merseyside tersebut.
“Kami mengharapkan itu [taktik Everton] tetapi kami tidak bereaksi dengan baik. Ini sulit," beber Klopp.
“Jumlah kemenangan yang kami dapatkan dalam beberapa bulan terakhir ini gila. Anda harus bekerja keras. Para pemain melakukannya lagi. Saya sangat senang."
“Kami tetap sangat tenang dan tenang. Perubahan membantu, pemain segar, formasi berbeda. Itu menyulitkan lawan."
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Liverpool Hempaskan Everton 2-0 di Derby Merseyside
Kemenangan ini membuat Liverpool terus menjaga asa dalam perburuan gelar Liga Inggris 2021/2022 yang berlangsung begitu ketat. The Reds untuk sementara menduduki posisi dua klasemen dengan koleksi 79 poin dari 33 laga alias cuma terpaut satu poin dari Manchester City di puncak.
Jurgen Klopp menyadari bahwa kemenangan penting ini mengartikan bahwa Liverpool telah menyulitkan Everton untuk selamat dari terkaman degradasi. Kekalahan di Anfield membuat The Toffees terbenam di posisi 18 alias zona degradasi dengan 22 29 poin dari 32 laga.
“Everton melakukan apa yang harus mereka lakukan. Kami pantas mendapatkan tiga poin," ujar Klopp.
"Dengan penampilan seperti ini, saya pikir mereka bisa mendapatkan poin yang mereka butuhkan."
Berita Terkait
-
Viral Wonderkid Everton Sindir Liverpool yang 'Diuntungkan' Wasit
-
Timnas Indonesia Disebut Komentator Siaran Langsung Liga Inggris, Warganet Langsung Sentil Kemenparekraf
-
5 Hits Bola: 4 Tim yang Bisa Jegal Liverpool Raih Quadruple
-
Kalahkan West Ham, Chelsea Makin Kokoh di Tiga Besar
-
Hasil Liga Inggris: Perburuan Juara Makin Sengit, Liverpool Terus Tempel Manchester City Usai Jungkalkan Everton
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Jarak Tempuh Bisa Jatuhkan Inggris di Semifinal, Prancis dan Argentina Diuntungkan
-
Pulang dari Piala Dunia 2026 Erling Haaland Bawa Oleh-oleh Tak Wajar Seharga Puluhan Juta
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Rekan Erling Haaland Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Menebak Taktik Inggris Hentikan Lionel Messi: Risiko Pakai Man to Man Marking
-
Wasit yang Batal Pimpin Laga Piala Dunia 2026 Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tempat Umum
-
Tidak Ikut Latihan, Lionel Messi Absen Laga Argentina vs Inggris?
-
Wasit Kontroversial AS Jadi Pengadil Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina
-
Bek Timnas Inggris: Messi Sudah Ada di Ujung Karier, Hadapi Dia Kesempatan Sekali Seumur Hidup
-
Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta
-
Perkuat Lini Depan, Kendal Tornado FC Datangkan Striker Rizky Dwi Pangestu