Suara.com - Sandy Walsh merupakan salah satu pemain keturunan Indonesia yang punya hasrat besar untuk membela skuad Garuda. Terlanjur jatuh cinta, pemain berusia 27 tahun ini juga akhirnya mempelajari budaya Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Sandy Walsh merupakan salah satu pemain keturunan Indonesia yang sedang diproses naturalisasi bersama Jordi Amat serta Shayne Pattynama.
Bagi Sandy Walsh sendiri, ia merupakan sosok yang bisa dibilang sangat sabar untuk bisa dinaturalisasi. Bagaimana tidak, pemain berusia 27 tahun ini sudah menunggu bertahun-tahun agar dinaturalisasi oleh PSSI.
"Kurang lebih sudah 5 tahun sejak kontak pertama kali saya soal timnas. Dalam lima tahun itu progesnya terus berjalan. Saya sudah mengunjungi Indonesia dan belajar banyak lagi mengenai budayanya," kata Sandy Walsh saat berbincang dengan KBRI di Brussels pada Maret 2022 lalu.
Sandy Walsh memang tak main-main mempelajari budaya Indonesia. Kepada media Belgia ia pun menceritakan bagaimana ia belajar budaya Indonesia.
Pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini mengatakan bahwa dirinya sudah mengikuti les bahasa Indonesia. Hal itu tentu diperlukan jika ingin berkomunikasi dengan rekan setimnya di skuad Garuda nanti.
Pemain yang lahir di Belgia ini mengatakan bahwa dirinya sudah belajar bahasa Indonesia sekitar sebulan. Tak sendirian, ia mengajak ibunya untuk belajar bahasa dari kakek moyangnya.
"Saya sudah mengikuti les bahasa Indonesia pada hari selasa di KBRI Brussels selama sebulan. Saya melakukan hal itu bersama ibu saya," cerita Sandy Walsh dikutip dari Nieuwsblad pada Senin (25/4/2022).
Bukan hanya belajar bahasa Indonesia, pemain yang merumput bersama KV Mechelen ini mengatakan bahwa ia aktif untuk mengetahui budaya di tanah air melalui riset dan menonton film.
Baca Juga: Prediksi Sassuolo vs Juventus di Liga Italia: Skor, Head to Head dan Susunan Pemain
Bahkan Sandy Walsh juga tak sungkan untuk mengikuti kompetisi sepak bola lokal, Liga 1 demi mengetahui seluk beluk Indonesia.
"Selain itu, saya mencoba mengetahui budaya Indonesia sdari hasil riset sendiri dan menonton film dokumenter. Saya bahkan menonton liga sepak bola lokal," sambungnya.
Sementara itu, Sandy Walsh kini masih menunggu terkait proses naturaliasasi agar bisa membela timnas Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Sandy Walsh Ungkap Harapannya Kepada Media Belgia, Bisa Debut di Timnas Indonesia pada Juni 2022
-
Proses Naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat Mandek, Hasani Abdulgani Bingung Kasih Kabar ke Shin Tae-yong
-
PSSI Belum Penuhi Satu Poin dari Kemenkumham untuk Naturalisasi Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama
-
Ketum PSSI: Sandy Walsh dan Jordi Amat Tak Sabar Perkuat Timnas Indonesia
-
Nenek Jordi Amat Menangis Cucunya Diminta Memperkuat Timnas Indonesia
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?
-
Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027