Suara.com - Pelatih RB Leipzig, Domenico Tedesco meminta skuadnya mewaspadai gaya bermain Rangers ketika kedua tim bertemu pada laga leg pertama semifinal Liga Europa di Red Bull Arena, Leipzig, Jerman, Jumat dini hari WIB nanti.
Tedesco menilai Rangers memiliki gaya bermain sama dengan Atalanta yang mengandalkan fisik dan sistem man marking alias mengawal pemain secara khusus.
"Secara umum, sepakbola Skotlandia lebih kepada duel individu. Jika Anda membiarkan Rangers mengembangkan permainannya, mereka bisa mengalahkan semua lawan dengan kekuatan fisiknya. Kami harus hati-hati, mereka juga sering melakukan man marking," kata Tedesco di laman resmi UEFA, Kamis.
Pelatih kelahiran Italia itu menunjuk bukti Rangers asuhan Giovanni van Bronckhorst mengandaskan Borussia Dortmund dan SC Braga sebelumnya di fase gugur Liga Europa musim ini.
Tedesco juga menyoroti sektor sayap Rangers yang menurutnya sangat berbahaya karena memiliki pemain yang mampu melancarkan serangan cepat ke lini pertahanan RB Leipzig.
Rangers dihuni oleh pemain depan yang tajam dan bagus ketika berada di kotak penalti sehingga Leipzig perlu mewaspadai umpan-umpan silang tim asal Glasgow tersebut.
"Kami tidak boleh membiarkan mereka mengembangkan gerakannya. Mereka selalu berusaha mencari solusi dengan bola jika kamu tidak membuat mereka berada di bawah tekanan," ungkap Tedesco.
"Mereka juga memiliki kemampuan membuat gelandang tengahnya menyerang dan memainkannya dengan cepat ke lini depan, berada di belakang garis pertahanan dan menciptakan masalah," pungkasnya.
Baca Juga: Demi Tiket Final Liga Europa, Rangers Siap Bertarung Habis-habisan Lawan Leipzig
Tag
Berita Terkait
-
Striker RB Leipzig Yan Diomande Jadi Target Utama Pengganti Mohamed Salah di Anfield
-
Sebut Kemenangan Skuadnya Fantastis, Unai Emery Bawa Aston Villa Mengguncang Eropa
-
McGinn: Pangeran William di Ruang Ganti Sebelum Aston Villa Juara Liga Europa
-
Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa
-
Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jerman vs Curacao: Der Panzer Minim Bintang, Harapan Bertumpu pada Generasi Baru
-
Sisi Gelap Philadelphia Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Banyak Zombie Berkeliaran
-
Piala Dunia 2026 Tidak Aman? Viral Foto Sniper Mengintai dari Ketinggian
-
Kontroversi Penalti Qatar vs Swiss: VAR Bermasalah, FIFA Buka Suara
-
Cerita Anak Pengungsi yang Jadi Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia 2026
-
Sepatu Harry Kane dan Jude Bellingham Dicuri! Polisi Tangkap Dua Pelaku
-
Permen Karet Jadi Kunci? Cara Ancelotti Hadapi Tekanan Piala Dunia 2026
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: 7 Pertandingan Tercipta 17 Gol
-
Prediksi Skor Jerman vs Curacao: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!