Suara.com - Manajer Everton, Frank Lampard mengakui jika defisit jumlah pemain di banyak periode pertandingan memang jadi faktor kekalahan timnya dari Brentford dengan skor 2-3 pada laga kandang pekan ke-37 Liga Inggris di Goodison Park, Liverpool, Minggu (15/5/2022) malam WIB.
Menjamu Brentford, Everton sudah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-18 setelah bek Jarrad Branthwaite diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Pun kartu merah yang diterima Solomon Rondon pada menit ke-88, yang membuat The Toffees harus main dengan sembilan orang, sama sekali tidak membantu armada Lampard yang saat itu sejatinya tengah gencar menyerang untuk menyamakan kedudukan setelah tertinggal 2-3.
Dikutip dari situs resmi klub, Senin (16/5/2022), Lampard mengatakan kalah jumlah pemain membuat permainan timnya tidak berjalan secara taktik maupun individu.
"Saya tidak bisa mengatakan itu (ada yang salah), tapi semua orang perlu memahami itu. Tentu akan sulit bermain dengan kalah jumlah pemain di level ini. Di Liga Inggris setiap laga selalu sulit," kilah Lampard soal kekalahan timnya.
Pelatih asal Inggris itu lanjut mengatakan, Brentford merupakan tim yang berkualitas namun Everton menunjukkan penampilan yang luar biasa.
"Para pemain kami memberikan segalanya untuk waktu yang lama. Saya tidak berpikir akan sulit bagi mereka untuk merespons, itu adalah apa yang telah mereka lakukan selama beberapa periode terakhir," terang Lampard.
Meski begitu, dirinya berharap anak-anak asuhnya bisa memberikan reaksi usai kekalahan ini ketika berhadapan dengan Crystal Palace pada Jumat (20/5/2022) dini hari WIB nanti.
Everton memiliki dua laga sisa di Liga Inggris musim ini, yakni menjamu Palace di Goodison Park dan tandang ke markas Arsenal pada laga pekan pamungkas, Minggu (22/5/2022) mendatang,
Baca Juga: Syukuri Kemenangan Lawan Burnley, Conte: 3 Poin yang Sangat Masif buat Tottenham
Everton membutuhkan kemenangan pada laga melawan Palace untuk bisa memastikan diri bertahan di Liga Inggris musim depan tanpa perlu menunggu pekan terakhir.
Saat ini, Everton berada di peringkat 16 klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 36 poin dari 36 pertandingan, unggul satu poin atas Leeds United yang ada di peringkat ke-17 dan dua poin atas Burnley yang menghuni posisi 18 di zona merah.
Everton dan Burnley masih memiliki dua laga sisa, sementara Leeds hanya menyisakan satu partai lagi di pekan terakhir.
"Crystal Palace tidak memiliki banyak hal untuk dimainkan, tentu saja tidak seperti kami. Mereka dapat tampil lebih baik (dengan kebebasan tekanan), tetapi Anda harus menganalisis mereka apa adanya," tutur Lampard.
"Jika kami fokus dan mendekati permainan seperti yang kami lakukan hari ini, kami akan memberi diri kami peluang yang sangat bagus," sambungnya.
"Melawan Palace dan tandang ke Arsenal di pekan terakhir, saya pikir kami harus memperlakukan dua laga ini seperti halnya medan perang. Kami harus bertarung dengan gagah berani, dan saya pastikan bahwa kami akan melakukan itu," sesumbar eks pemain dan pelatih Chelsea itu.
Berita Terkait
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
-
Elkan Baggott Dirumorkan Masuk Radar Bidikan Peminjaman dari Bolton Wanderers
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini