Suara.com - Eintracht Frankfurt menorehkan rekor spesial usai menjadi juara Liga Europa 2021/2022. Mereka bergabung dengan dua klub lain yang mampu mencatatkan torehan superior di kompetisi kasta kedua UEFA itu.
Eintracht Frankfurt jadi kampiun Liga Europa 2021/2022 setelah mengalahkan Glasgow Rangers dalam pertandingan final di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Spanyol, Kamis (19/5/2022).
Klub Bundesliga Jerman itu keluar sebagai pemenang lewat drama adu penalti dengan skor 5-4 setelah bermain imbang 1-1 dengan Rangers selama 120 menit.
Menyitat data Opta, Kamis (19/5/2022), hasil ini mengantarkan Frankfurt jadi klub ketiga dalam sejarah Liga Europa yang sukses merengkuh gelar juara dengan rekor tak terkalahkan sejak fase grup.
Sebelumnya, catatan superior itu hanya bisa ditorehkan Chelsea pada 2018/2019 dan Villarreal pada 2020/2021.
"Eintracht Frankfurt adalah klub ketiga yang memulai Liga Europa musim ini dari fase grup dan mengakhirnya dengan gelar juara tanpa kekalahan," tulis Opta via Twitter, Kamis (19/5/2022).
"Sebelumnya, hanya ada Villarreal pada 2020-21 dan Chelsea pada 2018-19 yang mampu menorehkan catatan itu. Tak terkalahkan."
Bagi Eintracht Frankfurt, ini merupakan trofi Liga Europa kedua sepanjang sejarah mereka setelah sempat menjadi juara pada 1979/1980.
Hasil itu membuat mereka jadi tim Jerman tersukses di Liga Europa bersama Borussia Monchengladbach yang juga mengoleksi dua gelar Liga Europa.
Baca Juga: Sampdoria vs Fiorentina: Blucerchiati Rusak Harapan La Viola ke Liga Eropa
"Eintracht Frankfurt telah merengkuh trofi Liga Europa keduanya setelah jadi juara pada 1980. Tak ada klub Jerman yang punya jumlah trofi UEL lebih atau UEFA-cup lebih banyak dari mereka," tulis Opta.
Tag
Berita Terkait
-
Eintracht Frankfurt Juara Liga Europa 2021/2022 Usai Kalahkan Rangers Lewat Adu Penalti
-
Giovanni Van Bronckhorst Pastikan Rangers Siap Tempur di Final Liga Europa
-
Eintracht Frankfurt Vs Rangers, Oliver Glasner: Kami Butuh Performa Terbaik
-
Tundukkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Liverpool Juara Piala FA
-
Liverpool Juara FA Cup, Alexander-Arnold Menangkan Semua Trofi Level Klub
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey