Suara.com - Pelatih Eintracht Frankfurt, Oliver Glasner mengatakan dirinya bangga dengan keberhasilan timnya menjuarai Liga Europa dengan mengalahkan Rangers melalui babak adu penalti pada partai final di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Kamis (19/5/2022) dini hari WIB.
Dikutip dari situs resmi klub, Kamis, Glasner mengatakan ia juga bangga kepada pemainnya dan mereka mampu menunjukkan bahwa Frankfurt berbeda dengan tim lainnya di Liga Europa.
"Ini adalah jenis pertandingan yang kami perkirakan. Rangers memang tangguh untuk dihadapi, kuat secara fisik dan bermain banyak bola panjang," ungkap Glasner.
Menurutnya, pada babak pertama, Frankfurt sering tidak memiliki keunggulan di area penalti dan tidak memiliki intensitas yang dibutuhkan untuk berlari ke ruang kosong secara konsisten.
Glasner menilai, timnya mengambil penalti dengan baik dan secara tidak khusus melatihnya pada sesi latihan sebelumnya dalam menyambut partai final Liga Europa ini.
"Tahun dimulai dengan awal yang sulit bagi kami semua, tetapi para pemain selalu percaya pada diri mereka sendiri dan pada kami dan selalu berkomitmen penuh, dan itu membuktikan jenis karakter dan mentalitas yang mereka miliki," jelas Glasner.
"Semangat tim benar-benar berkembang. Semua orang selalu positif, bahkan mereka yang gagal masuk ke dalam skuad, mereka tidak pernah berhenti mendukung tim. Anda membutuhkan semua orang untuk memenangi pertandingan seperti ini," sambungnya.
Pada pertandingan ini, Frankfurt sempat tertinggal lebih dulu dari Rangers melalui Joe Aribo pada menit ke-57, sebelum akhirnya disamakan oleh gol Rafael Santos Borre pada menit 69 dan membuat pertandingan harus diakhiri dengan adu penalti.
Ini merupakan gelar Liga Europa kedua untuk Eintracht Frankfurt sepanjang sejarah, setelah sebelumnya menjuarai turnamen yang sebelumnya bernama Piala UEFA pada musim 1979/1980.
Baca Juga: Bawa Eintracht Frankfurt Juara Liga Europa, Kevin Trapp Ogah Disebut Pahlawan
Berita Terkait
-
Jadwal Semifinal Liga Europa 2025/2026: Wakil Inggris Saling Bertemu, Braga vs Freiburg
-
Gacor, Dua Wakil Inggris Melaju ke Semifinal Liga Europa
-
Crystal Palace Menang Telak 3-0, Oliver Glasner Puji Performa Fantastis Timnya
-
Ollie Watkins Merasa Aston Villa Beruntung Menang 3-1 atas Bologna
-
Aston Villa Hajar Bologna 3-1, Unai Emery: Ini Hasil yang Fantastis
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan