Suara.com - AS Roma siap menghadapi wakil Belanda, Feyenoord di laga final Liga Conference Europa 2021/2022. Pertandingan final Liga Conference yang akan digelar di Arena Kombetare, Tirana, Albania pada Kamis (26/5/2022) dini hari WIB ini bak partai final Liga Champions bagi AS Roma dan sang pelatih, Jose Mourinho.
Mourinho sendiri percaya bahwa laga final kontra Feyenoord ini takkan mudah. Namun menurut pelatih kawakan asal Portugal itu, para penggawa Giallorossi --julukan AS Roma-- siap berjuang demi meraih gelar juara.
"Mereka (Feyenoord) telah mengatasi lawan-lawan yang sulit, misalnya di semifinal lawan Olympique Marseille, yang memiliki sejarah hebat di Eropa di tempat (stadion) seperti Velodrome. Kita harus mengakui kalau mereka memang layak ke final," ucap Mourinho, seperti dikutip dari football-italia, Selasa (24/5/2022).
"Semua final peluangnya 50-50, tapi kami akan berusaha sebisa mungkin menjadikannya 51-49 untuk kami," sambung pelatih berusia 59 tahun itu.
"Itu harus terjadi saat pertandingan, bukan sebelumnya. Itu adalah harinya para pemain. Yang bisa kami lakukan adalah memberi sedikit bantuan."
"Bagi AS Roma sendiri, para pemain dan saya, Liga Conference ini adalah Liga Champions. Ini adalah Liga Champions untuk kami, dalam mindset kami seperti itu. Kami sudah ada di final, tentu saja kami ingin jadi juara," tegas eks pelatih Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Manchester United dan Tottenham Hotspur itu.
Mourinho sendiri akan coba kembali menambah koleksi trofinya sebagai pelatih. Sepanjang karier kepelatihannya, pelatih berjuluk The Special One itu sudah pernah menjuarai Liga Champions dan Piala UEFA / Liga Europa.
Final Liga Conference pada musim pertamanya melatih AS Roma musim ini akan menjadi pengalaman baru bagi Mourinho.
"Saya selama ini beruntung karena para pemain saya memberikan yang terbaik di final-final yang kami capai. Di hari penentuan, mereka siap," ucap Mourinho.
Baca Juga: Acuhkan Saran Louis van Gaal, Erik ten Hag Tetap Mantap Terima Pinangan Manchester United
"Saya pelatih dengan sejarah bagus di laga final dan Roma adalah klub besar," sesumbar Mourinho.
"Saya merasa sedikit bertanggung jawab untuk menjadikan ini sebuah kompetisi besar. Kami pun perlahan mampu mewujudkan ambisi kami untuk melangkah sejauh mungkin."
"Sekali lagi Liga Conference adalah Liga Champions buat kami. Ini level kami saat ini. Ini kompetisi yang kami mainkan saat ini. Klub ini sudah sangat lama tak mencapai sebuah pertandingan final, jadi kami ingin menang dan juara," tukas Mourinho.
Terakhir kali AS Roma meraih gelar juara adalah di ajang Coppa Italia pada 2008 silam. Sementara itu Giallorossi belum pernah meraih trofi mayor di level Eropa.
Di Liga Italia Serie A Italia musim ini sendiri, AS Roma dipastikan finis di peringkat enam. Armada Mourinho sudah pasti lolos ke Liga Europa musim depan.
Setali tiga uang, Feyenoord juga telah dipastikan lolos ke kompetisi yang sama usai finis peringkat tiga di Eredivisie Belanda.
Berita Terkait
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
Riccardo Calafiori Ungkap Keinginan Pulang ke AS Roma
-
Tak Ada Tawar Menawar! Tiket Liga Champions Jadi Harga Mati buat Juventus
-
Jose Mourinho: Jika Terbukti Rasis, Karier Gianluca Prestianni Tamat!
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia
-
Ukir Sejarah! Kevin Diks Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jabat Ban Kapten di Bundesliga Jerman
-
HOAX Kabar Ole Romeny Patah Kaki, Sehat Bugar Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Marc Kok: Persib Takkan Mudah Bungkam Borneo FC di Samarinda
-
PSSI Akui Sedang Naturalisasi Pemain Keturunan, Siapa Dia?
-
Detail Tersembunyi di Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ungkap Fakta Menarik!