Suara.com - Satu hari jelang Kongres Biasa 2022, seperti biasa PSSI menggelar welcome dinner atau jamuan makan malam. Kali ini welcome dinner dilakukan di Hotel Trans, Bandung, Minggu (29/5/2022).
Dalam welcome dinner itu, hadir Komite Eksekutif (Exco) PSSI, voters dan perwakilan dari FIFA, AFC, dan AFF. Dari FIFA diwakili Niko Nhouvannasak (FIFA Regional Office Development Coordinator-Southest Asia).
Kemudian hadir juga Nhodkeo Phawadee (AFC Head of ASEAN Unit Member Association Division), Maj Gen Khiev Sameth (AFF President), dan General Secretary AFF Winston Lee.
Hadirnya mereka semua disambut langsung Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Ia sangat senang banyak hadir untuk mendatangi Kongres Biasa yang berlangsung, Senin (30/5/2022).
"Selamat datang semuanya. Selamat datang di Bandung," kata Iriawan dalam rilis PSSI.
"Semoga saudara-saudara sekalian bisa menikmati keindahan kota Bandung malam ini dan besok datang ke Kongres Biasa PSSI dengan suasana yang lebih segar," sambungnya.
Untuk acara Kongres Biasa 2022 akan dimulai pukul 14.00 WIB. Beberapa tamu dipastikan akan datang.
Di antaranya adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, pengurus KONI, KOI, dan undangan lainnya.
Setelah acara Kongres Biasa PSSI, Rabu (1/6/2022), tim nasional Indonesia akan menghadapi Bangladesh dalam laga FIFA Matchday di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.
Baca Juga: Harapan Shin Tae-yong: Kongres PSSI Bisa Perkuat Regulasi Liga 1
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey