Suara.com - Pertandingan bertajuk laga persahabatan FIFA atau yang juga dikenal FIFA Matchday bisa dikatakan sebagai laga pemanasan bagi Timnas Indonesia dan Bangladesh sebelum berlaga di Kualifikasi Piala Asia 2023 yang akan digelar di Kuwait pertengahan bulan ini.
Pertandingan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Bangladesh akan digelar Rabu (1/6/2022) malam pukul 20.30 WIB, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Sudah 14 tahun berlalu sejak Indonesia dan Bangladesh terakhir kali bersua. Itu membuat para pemain kedua kesebelasan termotivasi untuk menampilkan performa terbaik dalam pertandingan tersebut.
Sekitar 9.000 penonton akan menghadiri pertandingan Timnas Indonesia di stadion untuk pertama kalinya sejak pandemi COVID-19.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong pun sangat serius mempersiapkan skuadnya. Target Shin jelas, yaitu kemenangan.
“Kami harus menang,” ujar pria asal Korea Selatan itu.
Shin mengetahui persis bahwa keberhasilan menundukkan Bangladesh akan menambah poin skuad Garuda di peringkat FIFA, dan, yang terpenting, kemenangan akan mendongkrak semangat dan motivasi para pemain menuju Kualifikasi Piala Asia 2023.
Timnas Bangladesh
Sejarah menunjukkan, timnas Bangladesh selalu kesulitan ketika bertemu Indonesia. Dari enam pertandingan menghadapi Indonesia sejak tahun 1975, Bangladesh hanya bisa mencatatkan sekali kemenangan.
Baca Juga: Shin Tae-yong Blak-blakan Hubungannya dengan Park Hang-seo Tidak Akrab
Sementara satu laga selesai dengan skor imbang dan sisanya tuntas untuk kejayaan Indonesia. Pertemuan pamungkas kedua tim terjadi pada November 2008, di mana Indonesia yang tandang mampu mengandaskan Bangladesh dengan skor 2-0.
Meski demikian, dalam sepak bola, rekor pertandingan tidak akan menentukan hasil laga. Bangladesh tentu saja sudah mengalami banyak perubahan yang membuat mereka tak bisa dipandang sebelah mata.
Salah satu yang patut diwaspadai dari Bangladesh yaitu kehadiran pelatih Javier Cabrera, yang baru ditunjuk pada Januari 2022.
Meski baru berusia 37 tahun, pria berkewarganegaraan Spanyol itu memiliki pengalaman menangani tim India, Sporting Clube de Goa sebagai asisten pelatih dan direktur teknik pada tahun 2013-2016. Selain itu, dia dikenal piawai menangani pemain muda dan sempat melatih tim U-18 Sporting Clube de Goa dan skuad belia Deportivo Alaves di Spanyol.
Javier Cabrera populer di India sebagai sosok yang membawa metodologi kepelatihan ala Spanyol setelah menduduki posisi sebagai direktur teknik di program Akademi Sepak Bola La Liga untuk “Negeri Bollywood” pada tahun 2018.
Artinya, Javier tidak asing dengan gaya sepak bola Spanyol yang menumpukan permainan pada penguasaan bola dan umpan-umpan pendek. Apalagi dia pernah pula bekerja di akademi sepak bola Barcelona.
Berita Terkait
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan