Bahkan, catatan kemenangannya juga masih belum bisa dibilang positif. Pada edisi pertama, Indonesia jadi bulan-bulanan pesaingnya di Grup A Piala Asia 1996.
Mereka tercatat kalah dari Korea Selatan (2-4) dan Uni Emirat Arab (0-2), dan meraih hasil imbang 2-2 dengan Kuwait. Hasilnya, Indonesia mendekam sebagai juru kunci klasemen akhir.
Pada edisi Piala Asia 2000 pun tak jauh berbeda. Indonesia tumbang dari China (0-4) dan Korea Selatan (0-3), lalu ditahan imbang Kuwait tanpa gol. Skuad Garuda juga berakhir sebagai juru kunci.
Adapun pada Piala Asia 2004, prestasi Indonesia sedikit lebih baik karena mampu menang untuk kali pertama saat berjumpa Qatar (2-1), tapi kemudian kalah 0-5 dari China dan 1-3 dari Bahrain.
Pada partisipasi terakhirnya, Indonesia sempat melambungkan harapan karena mampu menang 2-1 atas Bahrain pada laga perdana Grup D. Indonesia pun harus puas mengakhiri posisi di peringkat ketiga Grup A dengan tiga poin.
Sayangnya, status sebagai tuan rumah gagal membawa Indonesia menang saat berjumpa Arab Saudi (2-1) dan Korea Selatan (1-0). Hasilnya, Indonesia berakhir di peringkat ketiga klasemen Grup D dengan koleksi 3 poin dari 3 laga.
[Penulis: Muh Adif Setiawan]