Suara.com - Arema FC mengikuti tren kemenangan berkat penalti menit-menit akhir saat mereka mengalahkan Persik Kediri 1-0 dalam laga lanjutan Grup D Piala Presiden 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Rabu (15/6/2022) malam.
Irsyad Maulana mengkonversi tendangan penalti Arema pada menit pertama waktu tambahan, setelah ia dilanggar di dalam kotak terlarang Persik.
Tren kemenangan penalti menit-menit akhir juga terjadi di pertandingan Grup D lainnya yang berlangsung Rabu sore di Kanjuruhan, ketika Persikabo 1973 menundukkan PSM Makassar 1-0.
Kemenangan Arema membuat keempat tim yang berada di Grup D kini semuanya mengumpulkan tiga poin dan sama-sama memiliki selisih gol yang impas.
Tampil di hadapan Aremania yang memadati tribun Kanjuruhan, Singo Edan mendapatkan tendangan bebas di dalam kotak penalti Persik saat pertandingan belum genap berusia satu menit akibat pemain lawan melakukan umpan back pass yang secara ceroboh ditangkap kiper Kartika Ajie.
Akan tetapi peluang bagus itu sama sekali gagal dimanfaatkan oleh Arema dan pertandingan berlanjut dengan tensi yang relatif tinggi di mana sejumlah pelanggaran dari kedua tim kerap mewarnai permainan.
Arema, yang kalah 0-1 melawan PSM di laga pertama, bermain mati-matian karena pertandingan itu tak ubahnya menjadi penentuan nasib apakah mereka masih berpeluang lolos ke perempat final atau tidak.
Pada menit ke-17 Hanis Saghara melepaskan tembakan keras yang sayangnya masih melenceng jauh dari gawang Persik, sebaliknya pasukan Macan Putih mencoba mengancam lewat serangan-serangan balik yang dimotori M Ridwan.
Lima menit jelang turun minum Rizky Dwi Febrianto melepaskan eksekusi tendangan bebas dari luar kotak penalti yang masih mengarah tepat di pelukan Kartika, sedangkan peluang Persik lewat tandukan Ridwan melambung tipis di atas mistar gawang sehingga skor nirgol bertahan hingga babak pertama tuntas.
Baca Juga: Skuad Persib Masih Pemulihan Kebugaran Jelang Pertandingan Lawan Persebaya
Eduardo Almeida berusaha mengubah permainan Arema di awal babak kedua dengan mengirim Agil Munawar menggantikan M Rifaldi dan paruh kedua dibuka dengan tembakan jarak jauh Rizky Dwi yang masih tipis di sisi gawang.
Sejumlah pergantian pemain dilakukan kedua tim dalam upaya mengubah keadaan dan Arema lah yang mendapat peruntungan itu sebab Irsyad, yang baru masuk menggantikan Dendi Santoso pada menit ke-75, memenangkan tendangan penalti setelah dijatuhkan salah seorang pemain Persik di dalam kotak terlarang semenit jelang bubaran waktu normal.
Irsyad menghadapi sendiri bola di titik putih dan sukses melesakkannya ke dalam gawang untuk mengunci kemenangan Arema.
Di pertandingan selanjutnya Arema akan berhadapan dengan Persikabo pada Minggu (19/6), sekira tiga jam setelah Persik meladeni PSM.
Susunan Pemain:
Persik Kediri XI: Kartika Ajie, Arthur Felix, M Sabillah, Samsul Arifin, Faris Aditama, M Rifaldi, Renan da Silva, Rohit Chand, Taufiq, Joanderson, M Ridwan.
Pelatih: Javier Roca (Chile)
Arema FC XI: Teguh Amiruddin, Bagas Adi Nugroho, Alfarizi, Sergio Silva, Adam Alis, Dendi Santoso, Gian Zola, Jayus Hariono, Renshi Yamaguchi, Rizky Dwi, Hanis Saghara.
Pelatih: Eduardo Almeida (Portugal)
Berita Terkait
-
Persija di Bawah Persib Saat Piala Presiden 2026, STY Siapkan 3 Pemain Baru Hingga TC di Thailand
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan