Di era 2000-an, timnas Indonesia kembali mengalami penurunan performa khususnya pasca Piala Asia 2007 hingga terjun bebas ke peringkat 129 dunia.
Tak berhenti di situ, mulai 2010 hingga 2020 ranking FIFA skuat Merah Putih terjun drastis hingga ke peringkat 140 sampai terjebak di peringkat 150-an.
5. Desember 2012 - (156)
Penurunan peringkat masih berlanjut setelah tahun 2010. Pada 2012, Indonesia bahkan sempat menempati peringkat 156 FIFA dunia.
Bobroknya sistem liga dan sanksi yang diterima membuat sepak bola Indonesia tak berkembang, sementara negara lain terus mengalami perbaikan.
6. Juli 2016 (191)
Bisa jadi yang terburuk sepanjang sejarah, dari 204 negara FIFA dan peringkat 191 membuat Indonesia hanya berjarak 14 tangga dari urutan paling buncit.
Buah dari asal-asalan dalam mengurus sepak bola, baik turnamen maupun kelompok tim nasional karena kepentingan kelompok-kelompok tertentu.
Asa perbaikan peringkat FIFA Indonesia mulai terlihat usai di bawah komando Shin Tae-yong,.Garuda memastikan lolos ke Piala Asia 2023.
Baca Juga: Deretan Prestasi Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia
Dilansir dari Footy Rankings, tambahan poin besar sebanyak 11.31 didapat Indonesia usai meloloskan diri ke turnamen bergengsi sepak bola Asia itu.
Hasil ini membawa Indonesia menempati peringkat 155 dunia FIFA, naik tiga peringkat dari posisi sebelumnya, kini timnas mengoleksi 1019.10 poin.
Kontributor: Eko Isdiyanto
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Masih Punya 4 Agenda Penting Bersama Timnas Indonesia hingga Akhir 2022
-
Jersey Timnas Piala Asia 2007 Tak di Simpan dengan Baik, Budi Sudarsono Mengaku Nyesel
-
Usai Pukul Saddil Ramdani, Kapten Nepal Cari Muka ke Suporter Timnas Indonesia
-
Mengenal Siapa Deep Karki, Kiper Nepal yang Dipuji Netizen Indonesia
-
Timnas Indonesia Lolos Piala Asia 2023, Exco PSSI: Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama Bisa Ikut
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Luis Enrique Bocorkan Kondisi Cedera Dembele, Absen Lawan Arsenal?
-
Eks Gelandang FC Utrecht Wanti-wanti Persib Soal Laga Pamungkas Menuju Juara, Ada Apa?
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
-
Bintang Borneo FC Berharap Adanya Keajaiban Persib Tumbang di Laga Pamungkas
-
Xabi Alonso Resmi ke Chelsea, Liverpool Kini Bidik Pelatih Jenius dari Jerman
-
John Herdman Mulai Seleksi Besar-besaran, Siapa Saja Pemain Diaspora yang Masuk Radar?
-
Gagal Bawa Persija Juara, Nasib Mauricio Souza di Ujung Tanduk?
-
Persija Jakarta Pecahkan Rekor Membanggakan Meski Gagal Juara
-
Second Chance, Program Soccer Camp Pertama di Indonesia Jadi Trending Topic
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun