Suara.com - Timnas Indonesia U-19 sebetulnya bukanlah salah satu kontestan yang memiliki catatan prestasi yang patut dibanggakan apabila berbicara soal partisipasinya di Piala AFF U-19.
Jika dibandingkan dengan kontestan-kontestan lainnya di Asia Tenggara, prestasi yang ditorehkan oleh timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 masih belum terlalu memukau.
Gelaran Piala AFF U-19 2022 yang akan berlangsung di Jakarta dan Bekasi mulai 2 hingga 15 Juli 2022 akan menjadi penampilan ke-12 bagi timnas Indonesia U-19.
Melihat jumlah penampilannya, timnas Indonesia U-19 masih kalah jauh dengan negara-negara tetangga. Thailand dan Vietnam, misalnya, sudah 17 kali tampil di Piala AFF U-19.
Sementara itu, Myanmar dan Malaysia sudah mencatatkan 14 kali penampilan di ajang ini. Indonesia juga masih kalah dari Singapura (13 kali), Laos (12 kali), dan Kamboja (12 kali).
Selanjutnya, apabila mempertimbangkan torehan prestasi, timnas Indonesia U-19 juga masih kalah jauh dari Thailand dan Australia yang sudah lima kali meraih gelar juara Piala AFF U-19.
Thailand meraih gelar itu pada edisi 2002, 2009, 2011, 2015, dan 2017, sedangkan Australia mendapatkannya pada 2006, 2008, 2010, 2016, dan 2019.
Selain itu, catatan gelar juara timnas Indonesia U-19, yang hanya sekali meraihnya pada 2013, juga kalah dari Myanmar yang sudah kali jadi kampiun pada 2003 dan 2005.
Sementara itu, dua kontestan lainnya dari Asia Tenggara, yakni Malaysia dan Vietnam, juga baru sekali meraih gelar juara.
Baca Juga: Ikut TC Timnas Indonesia U-19, Ini Kesan Jim Croque pada Pelatih Shin Tae-yong
Apabila kompetitor timnas Indonesia U-19 dikerucutkan lagi menjadi Thailand, Myanmar, Malaysia, dan Vietnam, maka Garuda Nusantara juga masih belum mampu menyamai torehan mereka dalam aspek kelolosan ke semifinal.
Thailand tercatat sudah berhasil 12 kali lolos ke semifinal dari 17 penampilannya, sedangkan Vietnam berhasil 13 kali lolos ke semifinal dari 17 aksinya di Piala AFF U-19.
Selanjutnya, Malaysia yang baru sekali juara justru sudah 10 kali lolos ke semifinal. Mereka terhitung banyak meraih gelar runner-up karena mencapai enam kali, yakni pada edisi 2003, 2005, 2006, 2007, 2017, dan 2019.
Selanjutnya, Myanmar juga jadi salah satu tim tersukses. Selain dua gelar juara, mereka juga mencatatkan sembilan kali lolos ke semifinal dari 14 aksinya di Piala AFF U-19.
Sebagai catatan, satu-satunya gelar juara timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 diraih pada masa Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan.
Gelar pertama ini diraih ketika skuad Garuda Nusantara yang diasuh oleh Indra Sjafri berstatus sebagai tuan rumah penyelenggara.
Ketika itu, ajang ini berlangsung di Sidoarjo dan Gresik pada 9 hingga 22 September 2011. Timnas Indonesia U-19 yang tergabung di Grup B tercatat lolos sebagai runner-up.
Sebab, anak asuh Indra Sjafri yang meraih 10 poin dari lima laga kalah perolehan poin dari Vietnam yang mengumpulkan 15 poin di akhir klasemen.
Di semifinal, Indonesia sukses mengalahkan Timor Leste dengan skor 2-0. Mereka pun berjumpa Vietnam di partai final dan sukses menang lewat drama adu penalti dengan skor 7-6.
Penulis: Muh Adif Setiawan
Berita Terkait
-
PSSI Buka Opsi Medan Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-16 dan U-19 2026
-
Strategi Nova Arianto Cari Pemain Terbaik Timnas Indonesia U-20 Jelang Turnamen Besar Tahun 2026
-
Dulu Bintang, Beberapa Pemain Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas Kini Jauh dari Sepak Bola
-
Jalani Karier di Liga Kamboja, Sulthan Zaky Ikuti Jejak Bintang Timnas Indonesia U-19
-
Posisi Baru Eliano Reijnders di PEC Zwolle Jadi Sorotan, Siap Beri Kejutan?
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Conceicao Tegas Setia di Juventus, Tapi Frustrasi Minim Gol: Ini Hanya Soal Waktu!
-
Spanyol Krisis Striker Jelang Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Putar Otak
-
3 Pemain Liga Indonesia yang Viral karena Dugaan Kekerasan terhadap Perempuan
-
Kontrak Segera Habis, Nathan Tjoe-A-On Bakal Merumput di Super League?
-
Debut John Herdman, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis 27 Maret
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Transfer ke Arab Saudi Kembali Memanas! Salah Bakal Susul Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane
-
Souza Tak Gentar Poin Persib Bandung, Mauro Zijlstra dan Shayne Pattynama Siap Dongkrak Persija
-
Kontrak di Juventus Tak Jelas, Barcelona Siap Tampung Dusan Vlahovic Asal Mau Potong Gaji
-
Angkat Topi untuk Benjamin Sesko tapi Carrick Akui Lini Depan Manchester United Tumpul