Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong perlu mencadangkan Ronaldo Kwateh saat menghadapi laga lanjutan Grup A Piala AFF U-19 2022 melawan Timor Leste.
Ronaldo Kwateh memang kurang menampilkan performa maksimal saat Timnas Indonesia U-19 menghadapi Vietnam pada laga perdana Grup A.
Dalam duel yang berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi tadi malam, Ronaldo Kwateh gagal memberikan kontribusi maksimal di lini serang.
Oleh karena itu, setidaknya ada sejumlah alasan yang membuat Shin Tae-yong perlu mengistirahatkan penyerang berusia 17 tahun itu pada laga berikutnya.
Skuad Garuda Nusantara dijadwalkan berjumpa Brunei Darussalam pada laga kedua, Senin (4/7/2022). Pada laga ini, ada baiknya Ronaldo dicadangkan untuk sementara.
Berikut tiga alasan pemain Madura United itu perlu dicadangkan saat melawan Timor Leste:
1. Terlalu Egois
Ronaldo Kwateh dinilai terlalu egois ketika timnas Indonesia U-19 menghadapi Vietnam. Bahkan, ia juga dianggap terlalu ingin menonjol sebagai striker tengah.
Akhirnya, hal itu membuatnya seringkali kehilangan momentum untuk memaksimalkan setiap peluang. Imbasnya, tidak ada gol yang mampu lahir dari Ronaldo Kwateh.
Baca Juga: Momen Dua Peluang Emas Timnas Indonesia U-19 Lawan Vietnam yang Terbuang Percuma
Itu bisa menjadi salah satu alasan bagi Shin Tae-yong untuk mencadangkan Ronaldo Kwateh pada laga selanjutnya. Ini juga bisa memberikan peluang bagi pemain lainnya untuk tampil.
2. Mendapat Waktu untuk Evaluasi Permainan
Ronaldo Kwateh juga harus diistirahatkan sejenak untuk memberikan waktu baginya agar bisa mengevaluasi penampilannya pada laga melawan Vietnam.
Sebab, pemain muda berusia 17 tahun ini harus mampu berkaca pada pengalamannya tersebut dan memperbaikinya.
Jika nantinya dicadangkan, pemain Madura United ini akan memiliki waktu untuk melakukan introspeksi atas performanya yang kurang maksimal tersebut.
3. Tenaga Disimpan untuk Laga Selanjutnya
Berita Terkait
-
Menang 3-0 atas Myanmar, Pemain Persija: Timnas Indonesia U-19 Belum Sesuai Ekspektasi
-
Striker Vietnam U-19 Hoang Cong Hau Tebar Teror Jelang Lawan Timnas Indonesia U-19
-
Nova Arianto Waspadai Kebangkitan Timor Leste
-
Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19
-
Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026