Suara.com - Beberapa pemain muda Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong sempat mencuri perhatian setelah mendapat kesempatan berkarier di luar negeri.
Para pemain tersebut sempat jadi andalan Shin Tae-yong di timnas kelompok umur, khususnya di Timnas Indonesia U-19 beberapa waktu lalu.
Meski begitu, perjalanan mereka meniti karier di luar negeri nyatanya tidak berjalan mulus sesuai harapan.
Ada banyak faktor yang akhirnya membuat para pemain muda ini tidak mampu mengembangkan kariernya di luar negeri hingga akhirnya tersingkirkan.
Pada akhirnya setelah karier mereka tidak berkembang di luar negeri, pemain-pemain Timnas Indonesia U-19 era Shin Tae-yong tersebut memutuskan pulang ke Indonesia.
Siapa saja mereka?
Digadang-gadang bakal menjadi salah satu gelandang andalan Indonesia di masa mendatang, David Maulana yang pernah jadi kapten Timnas Indonesia U-16 dan U-19 justru gagal di Eropa.
David Maulana juga menjadi pemain muda terpilih yang bisa menimba ilmu sepak bola di Eropa, dalam program Garuda Select, sejak tahun 2018 hingga awal 2020.
Baca Juga: Sumbang Satu Gol untuk Timnas Indonesia U-19, Alfriyanto Nico Tidak Puas
Setelah dari sana, David Maulana bermain di Liga Kroasia bersama NHK Riejka dan NK Pomorac 1921. Tak banyak mendapat kesempatan, David Maulana pulang ke Indonesia dan bergabung dengan Bhayangkara FC.
Nasib serupa dialami oleh rekan satu tim David Maulana di NK Pomorac dan Riejka, Brylian Aldama. Dia tidak banyak mendapatkan kesempatan di sana.
Brylian lantas memutuskan untuk pulang ke Indonesia dan bergabung dengan Persebaya Surabaya. Di bawah arahan Aji Santoso, diharapkan performanya kembali menanjak.
Natanael Siringoringo yang menjadi pemain Timnas Indonesia U-19 di bawah asuhan Shin Tae-yong kini bermain di Dewa United dengan status pinjaman per Juni 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!