Di kasta ketiga itu, Istanbul Basaksehir berjuang untuk promosi menembus kasta teratas hingga musim 1996/1997.
Satu dekade berselang, Istanbul Basaksehir akhirnya bisa tampil untuk pertama kalinya di Super Lig atau kasta teratas pada musim 2006/2007.
Perjalanan awal Istanbul Basaksehir di Super Lig terbilang ciamik. Tim berjuluk Boz Baykuslar ini mampu menempati peringkat ke-6 di musim 2009/2010.
Namun tiga tahun berselang, Istanbul Basaksehir harus terdegradasi karena hanya finis di peringkat ke-16 Super Lig.
Meski terdegradasi, Istanbul Basaksehir langsung kembali ke pentas teratas pada musim 2013/2014 dan terus bertahan di Super Lig hingga saat ini.
Pada 2014, klub ini dibeli oleh seorang yang memiliki ikatan dengan salah satu partai di Turki. Hingga akhirnya, tim ini berubah nama menjadi Istanbul Basaksehir.
Sejak saat itu, Istanbul Basaksehir menjelma menjadi salah satu kekuatan menakutkan di Turki berkat dukungan dana dari sponsor dan sang pemilik.
Dalam waktu singkat, Istanbul Basaksehir mampu menjadi salah satu tim penantang gelar dan berhasil merengkuh gelar juara liga untuk kali pertama pada musim 2019/2020.
Keberhasilan memenangi Super Lig itu membawa Istanbul Basaksehir ke Liga Champions yang berujung dengan sejarah bagi Boz Baykuslar.
Baca Juga: Van Persie Ungkap Alasan Tolak Kerja Sama dengan Ten Hag di Manchester United
Istanbul Basaksehir berhasil mencetak sejarah dengan merengkuh kemenangan pertamanya di Liga Champions usai menang 2-1 atas Manchester United.
Jika ditilik dalam sejarahnya, Istanbul Basaksehir tercatat hanya mampu meraih satu gelar bergengsi, yakni gelar juara Super Lig pada musim 2019/2020.
Selebihnya, Istanbul Basaksehir hanya mampu menjadi Runner Up pada Piala Turki edisi 2010/2011 serta 2016/2017 dan Runner Up Piala Super Turki pada 2020.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Untaian Ucapan Selamat Idul Adha dari Bintang Sepak Bola Dunia
-
6 Pesepak Bola Top Dunia yang Pernah Berkunjung ke Indonesia, Terbaru Ada Ronaldinho
-
Setelah Mesut Ozil, Giliran Ronaldinho Sambangi Indonesia Akhir Pekan Ini
-
Mesut Ozil Bantah akan Banting Setir jadi Atlet eSports usai Dibekukan Fenerbahce
-
Dibekukan Fenerbahce, Mesut Ozil Siap Banting Setir jadi Atlet eSports
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia