Suara.com - Pelatih kepala Bhayangkara FC, Widodo C Putro mengeluhkan jam pertandingan malam di ajang Liga 1 2022/2023 nanti. Bukan hanya khawatir soal kesehatan dan kebugaran pemain, Widodo juga risau keselamatan suporter bisa terancam.
Liga 1 musim 2022/2023 akan kick-off akhir pekan ini, yakni mulai Sabtu (23/7/2022). Meski sudah ada banyak protes, kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air itu tetap menerapkan jam pertandingan malam.
Partai-partai primetime akan digelar pada pukul 20.30 bahkan juga 20.45 WIB.
"Ada beberapa hal yang mesti dipikirkan karena untuk kesehatan pemain itu sendiri, kami juga peduli dengan suporter yang datang jauh. Tidak mungkin semua punya kendaraan pribadi, mereka ada yang cari angkutan umum," kata Widodo kepada awak media, Kamis (21/7/2022).
Keselamatan suporter juga terancam akibat pertandingan digelar pada malam hari. Penonton pastinya dalam keadaan lelah setelah mendukung tim kesayangannya main di stadion.
Apalagi sudah ada beberapa kejadian yang sampai merenggut nyawa. Terbaru, pendukung Timnas Indonesia U-19 meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan saat perjalanan pulang dari Stadion Patriot, Bekasi.
"Ini perlu diperhatikan, akhirnya mereka (suporter) pulang di atas jam 10 dan 11 malam. Ini rawan kecelakaan, setelah kejadian kemarin timnas (U-19) ada yang kecelakaan juga," tutur Widodo.
Widodo pun berharap ada solusi dari PSSI ataupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait permasalahan ini. Sebagai mantan pemain, ia merakan sulitnya melakukan recovery setelah melakoni laga malam.
"Ini mesti dipikirkan juga. Bukan hanya bagaimana bertanding, bagaimana mendapatkan rating (pertandingan) dari sisi broadcaster, solusinya bagaimana," ucap Widodo.
Baca Juga: Profil Bhayangkara FC di Liga 1 2022/2023: Ambisi Besar The Guardian
"Di sini juga recovery pemain terganggu. Saya juga mantan atlet, recovery jam segitu sulit, paling bisa tidur di atas jam 2-3 subuh," pungkas eks penyerang Timnas Indonesia itu.
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU