Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti mengisyaratkan timnya akan menerapkan pola high pressing alias tampil menekan sedari pertahanan lawan ketika tampil di Piala AFF U-16 2022.
Bima Sakti menyebut, sebagai tuan rumah, timnas Indonesia U-16 harus memaksimalkan seluruh pertandingan di fase grup guna melaju ke babak semifinal.
"Sebagai tuan rumah, saya mau tim bermain 'press' dan lebih ke depan," jelas Bima Sakti dilansir dari kanal YouTube PSSI, Jumat (22/7/2022
"Kami harus memaksimalkan setiap pertandingan yang semuanya penting. Saya menekankan kepada pemain, mereka mesti fokus dan berusaha memenangkan laga demi laga," tambah mantan pemain Persiba Balikpapan itu.
Saat ini, Bima Sakti belum menentukan pemain yang akan di bawa ke Piala AFF U-16 2022. Dari 30 pemain yang mengikuti training camp (TC), dia menyebut semuanya punya kesempatan yang sama membela skuad Garuda Asia di ajang tersebut.
"Kerangka tim sudah terbentuk. Kami tinggal menunggu regulasi dari AFF berapa pemain yang bisa didaftarkan," kata Bima Sakti dilansir dari kanal YouTube PSSI, Jumat (22/7/2022).
"Saat ini, di tim ada 30 pemain dan semua memiliki kesempatan yang sama untuk berlaga di turnamen," tambah legenda timnas Indonesia tersebut.
Di Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura dan Filipina. Semua pertandingan Grup A akan ada di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Garuda Asia akan menghadapi Filipina di laga pedana pada 31 Juli. Lalu, kontra Singapura pada 3 Agustus, kemudian melawan Vietnam tiga hari berselang.
Baca Juga: Kapten Timnas Indonesia U-19 Bertekad Curi Ilmu dari Ondrej Kudela dan 4 Berita Bola Terkini
Tag
Berita Terkait
-
Ji Da-bin Bertekad Antar Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-16 2022
-
Pengamat Tuding Wacana PSSI Pindah ke EAFF Cuma Pengalihan Isu atas Kegagalan Timnas Indonesia U-19
-
Shin Tae-yong Desak PSSI Benahi Liga agar Bek dan Striker Lokal Bisa "Bernapas"
-
Profil Timnas Curacao, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday September
-
Jika Resmi Keluar, PSSI dan AFF Disebut Sama-sama Alami Kerugian
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan