Suara.com - Piala Dunia yang merupakan ajang kompetisi paling bergengsi di dunia di bidang sepak bola ini diadakan di Timur Tengah. Lokasi tepatnya yakni di Qatar.
Banyak hal yang membuat Piala Dunia 2022 di Qatar menjadi momen unik dalam sejarah persepakbolaan. Ajang sepak bola dunia ini akan diikuti oleh 32 tim dan dijadwalkan akan dimulai pada 21 November hingga 18 Desember 2022.
Menyadur Daily Star, berikut ini beberapa fakta menarik Piala Dunia Qatar 2022 yang akan digelar di Qatar akhir tahun mendatang.
1. Piala Dunia Musim Dingin Pertama
Kompetisi Piala Dunia 2022 ini menjadi Piala Dunia yang berlangsung pertama kalinya saat musim dingin. Biasanya, Piala Dunia berlangsung di pertengahan tahun, tetapi ada pengecualian saat digelar di Qatar.
Qatar terletak di Timur Tengah dan biasanya mengalami suhu yang sangat tinggi hingga mencapai 50 derajat celcius saat pertengahan tahun. Oleh karena itu, Piala Dunia FIFA dipindahkan saat musim dingin pada akhir tahun mendatang.
2. Stadion Paling Sedikit
Qatar hanya menyediakan dealapan stadion. Jumlah ini merupakan jumlah terendah dalam penyelenggaraan Piala Dunia beberapa tahun terakhir.
Faktanya, dari delapan tempat yang disediakan tuan rumah turnamen Piala Dunia ini, hanya satu yang diubah sepenuhnya sementara tujuh stadion lain sedang dibangun.
Baca Juga: FIBA Yakin Piala Dunia 2023 Tetap Meriah Meski Tanpa Timnas Basket Indonesia
Pada 1978 silam, Argentina menjadi tuan rumah Piala Dunia hanya menyediakan 6 stadion dan kini Qatar menjadi tuan rumah dengan delapan stadion.
3. Jarak Stadion Berdekatan
Qatar merupakan negara kecil dan jauh lebih kecil dari tuan rumah Piala Dunia 2018, Rusia. Berpindah tempat dari stadion satu ke stadion lain bukan masalah besar lantaran ukuran negara yang sangat kecil.
Kota tuan rumah seperti Doha, Lusail, Al Wakrah, dan Al Rayyan terletak berdekatan. Fakta menarik lain, dua stadion paling terpencil di Qatar, Al Bayt dan Al Wakrah hanya berjarak 90 mil.
4. Piala Dunia Termahal
Anggaran tuan rumah Piala Dunia 2022 untuk melaksanakan kompetisi bergengsi ini sekitar $200 Miliar untuk infrastruktur. Infrastruktur tersebut meliputi pembangunan jalan raya, stadion, hotel, dan lain sebagainya.
Berita Terkait
-
FIBA Yakin Piala Dunia 2023 Tetap Meriah Meski Tanpa Timnas Basket Indonesia
-
Media Korea Selatan: Indonesia Menarik Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023
-
Media Malaysia Soroti Keputusan Shin Tae-yong yang Coret 3 Pemain Keturunan untuk Dinaturalisasi
-
Soroti Naturalisasi di Timnas Indonesia U-19, Media Vietnam Sinis: Takut Jadi Lumbung Gol di Piala Dunia U-20
-
Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Piala Dunia 2022 Qatar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir