Suara.com - Pemain sayap Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri memastikan dirinya akan tetap merumput di Eropa. Hal itu diungkapnya saat berbincang dengan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan melalui sambungan video call.
Saat ini Egy berstatus tanpa klub. Ia memilih tidak melanjutkan kontrak profesional bersama klub Slovakia, FK Senica.
Seperti diketahui, FK Senica diambang kebangkrutan akibat krisis finansial. Alhasil, sejumlah pemain termasuk Egy memilih cabut dari tim tersebut.
Kini, tentu menjadi pertanyaan ke mana selanjutnya Egy akan berkarier. Meski belum dijelaskan secara detail klub yang dituju, mantan pemain Lechia Gdansk itu memastikan tetap di Eropa.
"Masih di Eropa Pak. (Klub) belum dikasih tahu (agen, di mananya)," kata Egy menjawab pertanyaan Iriawan dilansir dari Instagram @mochamadiriawan84.
Pemain asal Sumatera Utara itu kini sedang fokus penyembuhan cedera lutut. Cedera itu didapatnya ketika membela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021 beberapa waktu lalu.
Dilaporkan proses penyembuhan Egy sudah memasuki tahap recovery. Sebentar lagi klub sang pemain bakal segera diketahui.
Selain Egy, ada lagi pemain Indonesia di Eropa yang juga belum punya klub. Mereka adalah Witan Sulaeman dan Amiruddin Bagus Kahfi.
Baca Juga: Legenda Singapura Baihakki Khaizan Nilai PSSI Tidak Perlu Keluar dari AFF
Berita Terkait
-
Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota
-
Netizen Vietnam Menyeramkan! PSSI Turun Tangan Lindungi Justin Hubner dan Keluarga
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis
-
Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel
-
Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman
-
Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam
-
Sempat Damai, Tawuran Bukit Duri Pecah Lagi: Lurah Sebut Ada Provokasi Warga Luar
-
Bukan Sekadar Tempat Belanja, Wajah Baru Mal Ini Siap Jadi Destinasi Gaya Hidup yang Lebih Berwarna
-
Satyalancana untuk Dekan Unsoed Dipertanyakan di Tengah Polemik Integritas Akademik
-
Jejak Tebangan Kayu Hangus Terbakar Ditemukan di Lokasi Karhutla Jambi
-
Satu Minggu Jelang Muktamar, 4 Nama Kandidat Ketum PBNU Mengerucut, Siapa Terkuat?
-
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN