Suara.com - Manajer Chelsea Thomas Tuchel menegaskan timnya membidik posisi empat besar pada kompetisi Liga Inggris musim ini jelang pekan perdana menghadapi Everton di Stadion Goodison Park, Liverpool, Sabtu (6/8/2022).
Dikutip Antara dari situs resmi klub, Sabtu, Tuchel mengatakan timnya bersaing demi gelar juara, namun dirinya enggan untuk memberikan tekanan kepada anak asuhnya ketika kompetisi belum dimulai.
"Perasaan saya selalu sama bahwa semua orang adalah yang pertama dalam perebutan empat besar, dan kemudian yang kedua dalam perburuan gelar. Saya tidak pernah mendengar hal yang berbeda dari Jurgen (Klopp) atau Pep (Guardiola)," ujar Tuchel.
"Ini sangat ambisius dan menantang, jika Anda berada di bulan Maret atau April dalam perburuan gelar, Anda mengejar gelar."
"Anda memastikan empat besar karena ini adalah prioritas dan persaingan utama yang harus diambil. Kami bersaing untuk itu dan tidak ada rasa malu di dalamnya," sambungnya.
Pelatih asal Jerman itu melanjutkan jika skuadnya lebih siap untuk mengarungi musim 2022/23 setelah merampungkan tur pra-musim mereka di Amerika Serikat.
Tuchel menilai, berdasarkan pra-musim, Arsenal adalah tim yang sangat siap karena telah mendatangkan satu hingga dua pemain untuk melengkapi skuadnya dan mereka tahu apa yang ingin mereka lakukan.
Pada pra-musim, Chelsea harus takluk dari Arsenal dengan skor 0-4, namun Tuchel menilai ada hal positif yang dapat diambil dari kekalahan tersebut.
"Perlombaan sedang berlangsung sekarang. Itu semacam panggilan untuk membangunkan tetapi sulit untuk diakui dan dilihat. Mungkin, itu membuat pikiran kita jernih dan harapan kita benar dan untuk memahami di mana kita berada dan memulai dari awal," terang Tuchel.
Baca Juga: Jurgen Klopp Pastikan Mohamed Salah Bahagia di Liverpool
"Perasaan saya, dan perasaan tim, adalah bahwa kami tidak perlu malu, kami harus jelas bahwa kami tahu ada banyak pekerjaan di depan. Ini tentang menjadi benar-benar fokus dan serius selangkah demi selangkah," sambung dia.
"Kami seharusnya tidak memiliki terlalu banyak harapan tentang bagaimana seharusnya sejak awal karena Raheem (Sterling) hanya memainkan satu pertandingan selama 90 menit, dan Kaildou (Koulibaly) juga," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi
-
Tuchel Soroti Aroma Takhayul di Balik Jersi Biru Hitam Argentina vs Inggris
-
Inggris vs Argentina: Thomas Tuchel Kantongi Strategi Redam Lionel Messi
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986