Suara.com - Manajemen Semen Padang masih mengomunikasikan rencana pertandingan uji coba dengan Persipura Jayapura yang akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat.
"Kita sudah terima balasan surat dari manajemen Persipura Jayapura terkait permintaan kita untuk menggelar pertandingan uji coba . Mereka meminta sejumlah permintaan untuk dipenuhi agar pertandingan ini dapat terlaksana," kata CEO Semen Padang, Win Bernadino seperti dimuat Antara, Selasa.
Ia mengatakan manajemen Semen Padang membalas surat tersebut dan memberikan jawaban terhadap sejumlah permintaan yang mereka ajukan.
"Ada permintaan mereka yang kita sepakati dan ada juga yang kita tolak," kata dia.
Menurut dia surat balasan sudah dikirimkan dan pihaknya berharap Persipura segera memberikan balasan kepada Semen Padang.
"Kita berharap pertandingan uji coba ini dapat dilaksanakan di Stadion Haji Agus Salim Kota Padang sebagai puncak persiapan tim jelang Liga 2 2022," kata dia.
Menurut dia sejumlah permintaan seperti mereka mengajukan pemindahan jadwal pertandingan yang awalnya Sabtu (13/8) menjadi Minggu (14/8). Selain itu Persipura Jayapura saat ini masih di Papua dan belum berangkat ke Jakarta.
"Semoga mereka segera berangkat ke Jakarta melakukan pemusatan latihan dan bisa beruji coba di Kota Padang," kata dia.
Kepastian dari Persipura tentu dibutuhkan dalam waktu cepat agar panitia pertandingan dapat melakukan tindak lanjut untuk mempersiapkan segala sesuatu.
Baca Juga: Pelatih Bologna Ikut Senang Marko Arnautovic Diincar Manchester United, Tapi...
Win menjelaskan rencana uji coba dengan Persipura ini berawal dari komunikasi yang dilakukan kedua tim yang tengah mempersiapkan tim untuk berlaga di Liga 2 2022.
Selain itu Persipura merupakan tim terkuat di wilayah timur Liga 2 musim ini dan pertandingan ini akan menjadi suatu hal yang menarik untuk mengukur kemampuan tim.
"Persipura juga tim besar yang pernah merajai kompetisi teratas Liga Indonesia. Saat ini mereka memiliki pemain berkualitas serta jajaran pelatih berpengalaman akan membuat persiapan tim semakin matang," tukasnya.
[Antara]
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?