Suara.com - Pemain asal Indonesia, Witan Sulaeman, resmi bergabung ke klub Slovakia AS Trencin. Pemain asal Palu ini punya harapan besar saat melanjutkan kariernya di Eropa.
Sebelumnya Witan mengambil langkah untuk memutuskan kontrak dengan Lechia Gdansk. Setelah itu, pemain berusia 20 tahun itu kini resmi gabung ke AS Trencin yang berkompetisi di Liga Slovakia.
Witan sendiri sudah tidak asing dengan kompetisi Liga Slovakia. Pasalnya, ia pernah membela FK Senica selama setengah musim dalam masa peminjaman.
Bergabung ke AS Trencin, suami Rismahani mengaku berada di rumah sendiri. Ia juga punya tekad besar untuk berkembang dengan tim barunya.
"Saya merasa bahagia. Di sini saya menandatangani kontrak dua tahun. Saya senang di sini, semuanya baik kepada saya. Saya merasa seperti di rumah," ucap Witan di wawancara perdananya bersama klub dikutip dari YouTube resmi AS Trencin.
"Saya tahu tentang Trencin. Saya mendengar Trencin membantu banyak pemain muda untuk berkembang demi masa depan," imbuhnya.
Maka dari itu, Witan bertekad untuk bisa mengembangkan kariernya di klub Slovakia tersebut. Ia berharap bisa membantu tim dengan mencetak gol atau assist.
"Itu mengapa saya merasa juga bisa mengembangkan karier di sini dan bertumbuh di sini. Saya berharap bisa punya banyak kesempatan bermain di sini, tentu membuat gol dan assist demi membantu tim," lanjut pemain asal Palu tersebut.
Witan menegaskan bahwa gaya bermainnya cocok di Slovakia. Hal itu membuatnya kembali lagi untuk mengarungi karier di sana dan kini membela AS Trencin.
Baca Juga: Momen Timnas Indonesia U-16 Hajar Myanmar 5-0 di Piala AFF
Berita Terkait
-
Gabung AS Trencin, Witan Sulaeman akan Berjuang Demi Karier dan Sepak Bola Indonesia
-
Gabung AS Trencin, Agen Klaim Witan Sulaeman Berada di Klub yang Tepat
-
3 Alasan Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri Bisa Sukses di Liga Slovakia
-
Gabung AS Trencin, Witan Sulaeman Antusias Jadi Rival Egy Maulana Vikri di Liga Slovakia
-
Profil AS Trencin, Klub Slovakia yang Resmi Rekrut Witan Sulaeman
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey