Suara.com - Manajer Persipura Jayapura Yan Permenas Mandenas menyatakan pihaknya akan melibatkan pihak sponsor dalam tim panitia pelaksana (panpel) untuk berkompetisi di Liga 2 Indonesia 2022-23.
Legenda hidup Persipura, Jack Komboy, ditunjuk sebagai ketua tim panpel yang nantinya bakal melibatkan sponsor seperti PT Freeport Indonesia, termasuk PT Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua) yang baru saja resmi menandatangani nota kesepakatan (MoU) sebagai sponsor tim Mutiara Hitam di Liga 2 2022-23.
Yan juga mengatakan tim panpel turut melibatkan perwakilan dari kelompok suporter Persipura Mania serta pemerintah provinsi Papua melalui Dinas Olahraga dan Pemuda setempat.
"Dia (Jack Komboy) akan melibatkan pihak sponsor seperti Bank Papua dan PT Freeport Indonesia termasuk Persipura Mania akan terlibat," kata Yan di Jayapura, Kamis (11/8/2022).
"Jadi panitia kali ini berbeda tidak hanya melibatkan manajemen Persipura saja tetapi semua pihak sponsor dan pemerintah," ujarnya seperti dimuat Antara.
Tim panpel antara lain menangani tentang penyelenggaraan pertandingan-pertandingan kandang Persipura di Liga 2 2022-23, termasuk menetapkan tarif tiket bagi para penonton.
Yan mengatakan tim panpel Persipura masih menjajaki besaran tarif tiket agar sesuai dengan daya beli masyarakat Papua.
Rencananya, tim panpel juga akan mengatur agar tiket pertandingan kandang Persipura dijual secara daring agar mempermudah para suporter dan meminimalisir potensi antrean di luar kompleks stadion.
Persipura dan Bank Papua pada Kamis menandatangani MoU sponsor bernilai Rp5 miliar bagi tim Mutiara Hitam. Kesepakatan itu melanjutkan kerja sama sponsor yang sudah terjalin antara kedua belah pihak sejak 2005.
Baca Juga: Sambut Musim Baru Liga 2, PT LIB Verifikasi Kelayakan Kandang Semen Padang
Liga 2 Indonesia 2022-23 rencananya mulai bergulir pada 27 Agustus mendatang, tetapi pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator hingga kini belum memastikan apakah kompetisi bakal dilangsungkan dengan format dua atau tiga wilayah, apalagi jadwal persis pertandingan pekan per pekannya.
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka