Suara.com - PSIS Semarang meraih tiga poin penuh setelah menang 2-1 atas tamunya, Persik Kediri, dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Jatidiri, Semarang, Kamis.
Fredyan Wahyu membawa PSIS memimpin pada babak pertama yang sempat dibalas Persik melalui Riyatno Abiyoso, sebelum tuan rumah merestorasi keunggulan berkat gol Jonathan Cantilana yang mampu dipertahankan hingga bubaran.
PSIS kini menempati peringkat ketujuh klasemen sementara dengan raihan 7 poin, sedangkan Persik yang masih nirmenang dan memiliki 1 poin tak beranjak dari urutan ke-17.
Memasuki menit ke-26 pertandingan, PSIS membuka keunggulan melalui kejelian Fredyan memanfaatkan celah di barisan pertahanan Persik kala mengantisipasi situasi tendangan bebas yang dieksekusi Alfeandra Dewangga.
Keunggulan PSIS bertahan hingga turun minum, tetapi tim tamu kemudian sukses menyamakan kedudukan lewat tendangan Riyatno Abiyoso pada menit ke-56.
Kendati demikian skor imbang tak bertahan lama sebab dua menit kemudian, terjadi kemelut di depan gawang Persik dan Cantilana sukses memanfaatkannya untuk melesakkan bola melewati kiper Kurniawan Kartika Ajie.
Pasca laga, pelatih kepala PSIS, Sergio Alexandre bersyukur atas kemenangan tersebut. Sebab, ia menilai para pemainnya sempat kehilangan fokus di babak kedua.
"Kita sudah berjuang dan bersyukur dengan tiga poin yang diraih," kata pelatih asal Brasil itu seperti dimuat Antara, Kamis.
Sementara itu, pelatih interim Persik, Jan Saragih, yang bertugas memimpin skuad Macan Putih selepas pemecatan Javier Roca, mengaku kecewa atas kekalahan tersebut.
Baca Juga: Persib Benahi Passing Pendek Jelang Hadapi PSS
Meskipun ia mengapresiasi perjuangan para pemain yang dinilainya cukup berhasil mematikan pergerakan pemain sayap PSIS, Jan Saragih menyoroti bahwa seharusnya Yohanes Pahabol cs lebih tajam dalam mengkonversi peluang menjadi gol.
"Pemain harus lebih disiplin lagi, sekecil apapun taktik itu," keluhnya.
Kedua tim dijadwalkan melakoni pertandingan selanjutnya pada Selasa (23/8/2022) pekan depan saat PSIS bertandang ke markas Persebaya Surabaya, sementara Persik menjamu PSS Sleman.
Berita Terkait
-
Alasan Persik Kediri Lepas M Khanafi ke Borneo FC, Ternyata Karena Hal Tak Terduga
-
Persik Kediri Pertahankan Ezra Walian, Ikat Kontrak hingga 2029
-
9 Tahun Bersama dan Temani Sejak Liga 3, Yusuf Meilana Dilepas Persik Kediri
-
Bojan Hodak Harap Persik Jadi Panggung Pembuktian Rezaldi dan Hamra Hehanussa
-
Persib Bandung Lepas Dua Eks Persija Jakarta
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman