Suara.com - Statistik Persija Jakarta dalam enam laga pertama Liga 1 2022/2023 lebih baik ketimbang saat mereka menjadi juara pada musim 2018. Meski demikian, pelatih Thomas Doll tidak terlalu peduli.
Persija Jakarta saat ini mengoleksi 11 poin dari enam pertandingan hasil dari tiga menang, dua imbang dan sekali kalah. Jumlah itu lebih baik dari musim 2018 ketika mereka juara.
Pada Liga 1 2018, Persija Jakarta yang masih dilatih Stefano Cugurra, cuma meraup 10 poin dalam enam laga pertamanya. Namun diakhir musim, mereka keluar sebagai juara.
Catatan impresif itu nyatanya tidak membuat Thomas Doll terkesan. Macan Kemayoran dinilainya jangan sampai terjebak di masa lalu, dan harus fokus meraih apa yang ada di depan mereka.
“Buat saya, statistik tak penting. Kita hidup di masa kini bukan di masa lalu. Kita memulai liga di enam pekan awal ini dengan banyak pemain yang cedera terutama pemain belakang,” kata Thomas Doll di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (24/8/2022) malam.
Menurut Doll, terlalu cepat bagi timnya berbicara kans juara. Selain belum konsisten, Persija tidak pernah tampil full team karena cedera dan absennya sejumlah pemain.
“Jadi terlalu cepat membicarakan ini (juara). Saya ingin membawa perubahan dan keseimbangan untuk tim di kompetisi ini, tapi itu butuh waktu untuk mencapai target,” kata Doll.
Statistik Persija memang cukup positif di Liga 1 2022/2023 meski juga tak bisa dibilang sangat impresif. Satu kekalahan, tiga kemenangan, dan dua hasil seri didapatkan Hanno Behrens dan kawan-kawan.
Macan Kemayoran --julukan Persija-- kini ada di posisi enam dengan perolehan 11 poin. Untuk saat ini, Thomas Doll menerangkan timnya fokus menghadapi satu-satu pertandingan ke depan.
Baca Juga: Perkenalkan 30 Pemain, PSMS Medan Siap Arungi Liga 2 2022/23
“Minggu ini kami akan melawan Arema, jadi kami akan menghadapi dua pertandingan sulit beruntun. Terlalu cepat membicarakan soal juara liga. Jangan dulu berpikir terlalu jauh,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Lumat Persita Tanpa Hanno Behrens, Thomas Doll Puji Daya Juang Persija
-
Thomas Doll Puji Pemain Muda saat Persija Terkam Persita
-
Persita Tumbang di Markas Persija, Alfredo Vera Angkat Topi untuk Andritany Ardhiyasa
-
Hasil BRI Liga 1: Penalti Abdulla Yusuf Helal di Akhir Laga Paksa Persita Berlutut di Markas Persija
-
Profil Oktafianus Fernando, Kakak Kandung Marselino Ferdinan yang Bersitegang dengan Adik Sendiri di Lapangan
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia