Red Bulls membutuhkan kemenangan untuk membawa mereka ke puncak klasemen tetapi malah menderita kekalahan.
Dan Yearwood tidak menerima kekalahan itu dengan baik dengan detik-detik tersisa di pertandingan, menghancurkan bola dengan racun ke penonton.
Namun, bola itu mengenai seorang penggemar malang di tribun, hanya beberapa meter jauhnya.
Pemain berusia 22 tahun itu langsung menyadari kesalahannya, melompat ke tribun untuk mencoba dan meminta maaf.
Tetapi seorang penggemar di dekatnya menolak gelandang itu untuk mendekat, menyuruhnya pergi dan melemparkan syal ke arahnya.
Ketika dia kembali ke lapangan, dia disambut dengan nyanyian dengan kata kasar dari pendukungnya sendiri.
Lalu dia diusir tak lama kemudian. Setelah pertandingan, Yearwood menyesal dan merilis pernyataan.
Dru Yearwood pun minta maaf:
"Saya ingin meminta maaf dari lubuk hati saya kepada para penggemar yang terkena bola yang saya tendang pada pertandingan hari Sabtu."
Baca Juga: Polisi Periksa Panitia Pelaksana Laga Persiraja vs PSMS
"Emosi saya mendapatkan yang terbaik dari saya pada hari ini, dan saya telah mengecewakan seluruh personel klub dan setiap penggemar New York Red Bulls. Saya harap para penggemar baik-baik saja dan mereka dapat memaafkan saya."
Red Bulls juga mengeluarkan tanggapan mereka sendiri:
"Keamanan semua orang yang menghadiri acara kami di Red Bull Arena adalah yang paling penting bagi organisasi kami."
"Dru sangat menyesal dan tahu tindakannya tidak dapat dimaafkan. Kami akan mengambil tindakan untuk mencegah hal ini terjadi lagi."
"Kami, bersama Dru, akan terus berhubungan dengan keluarga untuk memeriksa kesehatan mereka."
Demikian profil Dru Yearwood pemain New York Red Bulls yang lagi dikecam.
Berita Terkait
-
Kuasai Box Office, Film Colony Raih 1 Juta Penonton setelah 4 Hari Tayang
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Lampaui 3 Juta Penonton, Salmokji jadi Film Horor Korea Terlaris Kedua
-
5 Film Horor Korea Terbaik yang Tembus 1 Juta Penonton, Terbaru 'Salmokji'
-
Film Salmokji Tembus 1 Juta Penonton di Bawah 10 Hari, Rekor Horor Tercepat
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?