Bola / Bola Indonesia
Selasa, 09 Juni 2026 | 11:57 WIB
Suporter memberikan dukungan saat laga Timnas Indonesia U-19 melawan Vietnam U-19 dalam Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (7/6/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/Lmo/bar]
Baca 10 detik
  • Panitia mengganti seluruh tanda pengenal petugas Piala AFF U-19 menjelang babak semifinal.

  • Kebijakan diambil karena maraknya laporan oknum yang memasukkan penonton ilegal tanpa tiket.

  • Tanda pengenal baru dilengkapi hologram resmi federasi untuk mencegah tindakan duplikasi.

Suara.com - Kebocoran pintu masuk stadion pada turnamen internasional Piala AFF U-19 2026 memicu respons tegas dari otoritas pelaksana pertandingan. Langkah radikal diambil guna memutus rantai penyalahgunaan akses yang merugikan manajemen tiketing.

Penyelenggara memutuskan untuk membatalkan pemberlakuan seluruh tanda pengenal petugas yang lama menjelang fase krusial. Kebijakan ini menyasar celah keamanan yang kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.

"Kita akan mengganti seluruh ID Card yang digunakan di Piala AFF U-19 2026 di babak semifinal," ujar Ketua Panitia Penyelenggara Piala AFF U-19 2026 Atmoko Panggabean di Medan, Selasa.

Pesepak bola Timnas Indonesia U-19 Fabio Azkairawan (tengah) mencoba menaklukkan penjaga gawang Vietnam U-19 Xuan Tin Hoa (kiri) pada pertandingan Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (7/6/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/Lmo/bar]

Langkah ini diambil setelah munculnya laporan mengenai praktik curang di lapangan. Sejumlah oknum kedapatan meloloskan penonton tanpa tiket menggunakan identitas kepanitiaan yang tidak valid.

"Nah, untuk mengantisipasi itu, kami akan mengganti seluruh ID Card-nya," kata dia.

Modifikasi mutakhir akan diterapkan pada tanda pengenal baru demi menjamin otentisitas dokumen di ring dalam. Otoritas sepak bola nasional turut turun tangan menyematkan sistem proteksi tambahan.

"Dengan adanya hologram itu, kita tahu mana yang diduplikasi," sebut dia.

Sistem distribusi tanda pengenal baru ini dipastikan berjalan dengan pengawasan ketat agar tidak bocor. Penukaran dijadwalkan rampung sesaat sebelum peluit babak semifinal dibunyikan.

Pesepak bola Timnas Indonesia U-19 Evandra Florasta (atas) bersama Arkhan Kaka Putra Purwanto (kiri bawah) dan Welberlieskott De Halim Jardim (kanan) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Vietnam U-19 pada pertandingan Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (7/6/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/Lmo/bar]

Proses logistik pembaruan dokumen ini akan dipusatkan pada satu titik utama. Setiap penanggung jawab bidang wajib mengambil dokumen baru secara kolektif sesuai daftar resmi.

Baca Juga: Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19, Nova Arianto Minta Pemain Jaga Fokus

"Paling nanti di Sekretariat LOC, nanti koordinatornya masing-masing membagi. Totalnya ada 60 ID Card kurang lebih yang kita keluarkan termasuk ID Card volunter," ujarnya.

Piala AFF U-19 merupakan turnamen sepak bola internasional kelompok umur yang tensinya terus meningkat menuju babak semifinal. Kehadiran ribuan suporter di stadion menuntut akuntabilitas dan sistem keamanan yang bebas dari manipulasi lokal.

Sebelumnya, pengawasan akses masuk dinilai longgar akibat maraknya duplikasi tanda pengenal fisik tanpa pengaman khusus. Evaluasi menyeluruh ini diharapkan mampu memulihkan regulasi turnamen dan melindungi hak penonton yang membeli tiket resmi.

Load More