Suara.com - Bintang Manchester United, Jadon Sancho tak masuk dalam daftar skuat timnas Inggris di UEFA Nations League melawan Italia dan Jerman. Jadon Sancho pun dipaksa absen membela timnas Inggris yang akan menjalani dua pertandingan terakhir sebelum berlaga di Piala Dunia 2022, November mendatang.
Timnas Inggris akan sowan ke Milan lebih dulu untuk menghadapi Italia pada 23 September 2022, sebelum menjamu Jerman di Wembley paa 26 September 2022.
Beberapa wajah baru dipanggil memperkuat The Three Lions, Ivan Toney dari Brentford misalnya lebih dipercaya ketimbang Jadon Sancho.
Sancho juga kalah saing dengan pemain West Ham United, Jarrod Bowen yang lebih dipercaya Gareth Southgate mengisi lini serang timnya.
Mengapa demikian? Pastinya ada alasan tersendiri, meskipun setidaknya Sancho masih berkesempatan memperkuat timnas Inggris di Piala Dunia 2022 dengan empat alasan ini.
1. Tren Positif
Penampilan Jadon Sancho tengah naik daun, hal itu terlihat lewat performa Manchester United yang selalu mengandalkannya di sektor sayap kiri.
Selain itu penampilan Sancho di Liga Europa musim ini bersama Manchester United terbilang menjanjikan, khususnya saat meraih kemenangan atas Sherrif Tyraspol lalu.
2. Lebih Baik
Baca Juga: 6 Pesepakbola dengan Jumlah Follower Instagram Terbanyak di Piala Dunia 2022
Bisa dibilang Sancho memiliki kualitas bermain yang lebih baik ketimbang stok para penyerang sayap timnas Inggris saat ini.
Namun kualitas itu masih harus dibuktikan, seiring banyaknya stok yang dimiliki timnas Inggris, termasuk Jarrod Bowen, Jack Grealish, James Ward-Prowse dan Phil Foden.
3. Menambah Kedalaman Skuat
Sudah memiliki nama mentereng, bukan tidak mungkin Sancho akhirnya digunakan meski sebatas penambah kedalaman skuat timnas Inggris.
Beberapa posisi yang bisa ditempati Sancho menjadi kelebihan tersendiri bagi Southgate dalam mengolah skuat timnas Inggris di Piala Dunia 2022.
4. Masih Ada Waktu
Berita Terkait
-
Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir
-
Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran
-
Dipanggil John Herdman, Elkan Baggott Dapat Sorotan Utama Media Inggris
-
Joao Pedro: Tahun Pertama Saya di Chelsea Sangat Spesial
-
Gara-gara Game FIFA! Cerita Dibalik Pembelian Marcus Rojo oleh Louis van Gaal ke MU
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
BRI Super League: Ini Hasil Laga Sengit PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
-
Semangat Miliano Jonathans! Terancam Absen hingga Pertengahan Musim Depan
-
Bangga Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Siap Kerja Keras
-
Pemain Keturunan Indonesia Cuma Bisa Melongo Lihat Bayern Munich Pesta 6 Gol ke Gawang Atalanta
-
3 Aspek yang Bikin Ezra Walian Layak Bela Timnas Indonesia
-
Hasil Simulasi: Ini Syarat Mutlak Persija Bisa Juara Super League Musim Ini
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Ditanya Apa Bertahan di Atletio Madrid Musim Depan, Julian Alvarez: Maybe Yes, Maybe No
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia