- Erling Haaland membawa Manchester City memuncaki klasemen Liga Inggris 2025/2026 setelah mengalahkan Burnley 1-0 pada Kamis, 23 April 2026.
- Kemenangan tipis tersebut membuat Burnley terdegradasi secara matematis sekaligus menempatkan Manchester City unggul produktivitas gol atas Arsenal.
- Haaland menegaskan fokus utama timnya adalah meraih kemenangan di setiap sisa pertandingan demi mempertahankan gelar juara Liga Inggris.
Suara.com - Erling Haaland langsung mengirimkan pesan psikologis tajam kepada kubu Arsenal setelah sukses membawa Manchester City merebut kembali takhta puncak klasemen Liga Inggris 2025/2026.
Kemenangan krusial 1-0 atas tim juru kunci Burnley seolah menjadi momentum kebangkitan mental The Citizens yang sudah lama tidak merasakan singgasana sejak pertengahan Agustus tahun lalu.
Persaingan memperebutkan gelar juara kini memasuki fase paling brutal karena skuad asuhan Pep Guardiola berhasil menggusur Meriam London hanya berkat keunggulan produktivitas gol.
Sikap Pragmatis Erling Haaland Soal Peluang Terbuang
Penyerang andalan tim nasional Norwegia tersebut sama sekali tidak mempedulikan fakta bahwa timnya membuang puluhan peluang emas di depan gawang lawan.
Manchester City tercatat mendominasi permainan secara ekstrem dengan melepaskan total 29 tembakan, namun hanya satu yang berhasil menggetarkan jaring gawang kawalan Martin Dubravka.
Sang striker dengan santai menyatakan bahwa kemenangan adalah harga mati yang lebih penting dibandingkan sekadar menghitung jumlah gol di papan skor demi menghibur penonton.
"Menang 1-0 itu luar biasa, saya sangat senang. Saya sangat senang kami menang dan mendapat tiga poin. Kami di puncak klasemen, jadi nikmati saja," kata Haaland, dikutip dari laman resmi City, Kamis (23/4/2026).
Gol penentu kemenangan tersebut lahir melalui penyelesaian akhir yang dingin usai menerima umpan matang dari pergerakan membelah pertahanan yang dilakukan Jeremy Doku.
Baca Juga: Bangkit atau Tertinggal, Chelsea Dituntut Menang Saat Hadapi Brighton
Teknik mencungkil bola yang dilakukan Haaland untuk menaklukkan kiper lawan sekaligus menjadi mimpi buruk yang memastikan Burnley secara matematis terdegradasi ke kasta kedua musim depan.
Fokus Buta Demi Tiga Poin Krusial
Torehan gol tunggal di laga ini semakin mengukuhkan posisi Haaland sebagai predator paling mematikan dengan koleksi 24 gol di pentas domestik musim ini.
Secara keseluruhan, mantan ujung tombak Borussia Dortmund tersebut telah mengumpulkan 35 gol di seluruh ajang kompetitif yang diikuti The Citizens.
Saat disinggung mengenai buruknya penyelesaian akhir tim secara kolektif, ia menolak untuk terjebak dalam evaluasi teknis yang berlebihan di depan media.
"Ya, kami punya banyak peluang, tapi saya senang, kami menang dan itu yang paling penting. Hal lain tidak perlu dipikirkan. Fokus saja untuk menang," ucap pemain berusia 25 tahun itu.
Berita Terkait
-
Tolak Balik ke Chelsea, Enzo Maresca Didekati Napoli tapi Mau ke Manchester City
-
Wolves Bertekad Segera Kembali ke Premier League
-
Man City Kudeta Arsenal dari Posisi Puncak, Pep Guardiola: Kota Ini Mau Juara!
-
Ketergantungan Satu Pemain, Statistik Ungkap Arsenal Sulit Menang Tanpa Bukayo Saka
-
Tak Cuma PSG, Klub Liga Inggris Ikut Kejar Pemain Keturunan Indonesia
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Cara Jay Idzes Menenangkan Diri Jika Melawan Pesepak Bola Top, Galak Banget!
-
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kabarnya Diminati Manchester United
-
Burnley Resmi Degradasi, Scott Parker Sebut Tim Sudah Berikan Segalanya
-
Gelandang Jepang Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia di Akhir Tahun
-
50 Hari Lagi Kick Off, Lamine Yamal Terancam Absen di Piala Dunia 2026
-
Tolak Balik ke Chelsea, Enzo Maresca Didekati Napoli tapi Mau ke Manchester City
-
Diincar Timnas Indonesia, Rekan Setim di Leeds United Bisiki Pascal Struijk untuk Pilih Belanda
-
Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-32: Peluang Terakhir Real Madrid Ganggu Dominasi Barcelona
-
Liam Rosenior Dipecat, Chelsea Tunjuk Calum McFarlane Jadi Pelatih Interim
-
Misi Bangkit Persebaya di Ternate, Pelatih Soroti Faktor Psikologis